Kumparan Logo

Argentina Pesta Gol Lawan Burkina Faso di Tengah Drama Perjalanan

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Argentina lolos ke perempat final Copa America 2019. Foto: REUTERS/Henry Romero
zoom-in-whitePerbesar
Argentina lolos ke perempat final Copa America 2019. Foto: REUTERS/Henry Romero

Tim nasional Argentina membantai tim nasional Burkina Faso dengan skor telak 7-0 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Monumental pekan ini. Kemenangan besar skuad asuhan Lionel Scaloni tersebut diwarnai oleh berbagai drama perjalanan yang menimpa tim tamu sebelum pertandingan dimulai.

Kekacauan Perjalanan Skuad Burkina Faso

Tim tamu asal Afrika tersebut baru mendarat di Argentina sekitar lima jam sebelum waktu sepak mula kick-off dimulai. Keterlambatan ini terjadi setelah penerbangan jet pribadi mereka dari Maroko dibatalkan akibat kendala teknis pesawat.

Masalah tidak berhenti di situ karena sejumlah pemain senior Burkina Faso menolak untuk berangkat dengan alasan kelelahan. Akibatnya, mereka terpaksa menurunkan tim muda yang kurang berpengalaman setelah menempuh perjalanan udara selama sebelas jam.

Hujan Gol dan Apresiasi dari Lionel Scaloni

Pesta gol tuan rumah dibuka dan ditutup melalui aksi para bintang mereka di lapangan hijau. Gol-gol kemenangan Argentina dicetak oleh Lautaro Martinez, Gianluca Prestianni, Nico Paz, Julian Alvarez, Franco Mastantuono, Giuliano Simeone, serta gol bunuh diri dari Moumoune Diallo.

Julian Alvarez menyumbang gol kelima timnya pada menit ke-36 untuk menegaskan dominasi mutlak sang juara dunia. Meski menang mudah, pelatih Lionel Scaloni tetap memberikan rasa hormat yang tinggi kepada perjuangan tim lawan.

“Apa yang telah dilakukan oleh tim nasional Burkina Faso benar-benar patut dipuji, ini meningkatkan derajat sepak bola,” ujar Lionel Scaloni selepas pertandingan. Ia juga menambahkan bahwa Argentina sangat berterima kasih karena tim tamu tetap mengupayakan kehadiran mereka.

Agen pertandingan FIFA, Jairo Pachon, turut memuji komitmen federasi dan pemerintah Burkina Faso dalam rilis resminya. Ia menyatakan bahwa di tengah situasi luar biasa ini, semua pihak bekerja keras memberikan solusi agar perwakilan negara mereka tetap terjaga sekaligus memberikan kesempatan olahraga yang penting bagi para pemain.

Persiapan Perpisahan Emosional Lionel Messi

Kapten sekaligus megabintang Argentina, Lionel Messi, sengaja tidak diturunkan dalam pertandingan kali ini. Sang pemain tengah dipersiapkan untuk melakoni laga persahabatan terakhirnya melawan Benin pada hari Selasa mendatang.

Pertandingan tersebut akan menandai akhir dari perjalanan panjang karier internasional Lionel Messi yang telah berlangsung selama 21 tahun. Pemain berusia 39 tahun tersebut sebelumnya telah mengumumkan rencana pensiun pada bulan Agustus lalu setelah kekalahan di final Piala Dunia 2026 dan kematian ayahnya, Jorge.

Penyerang legendaris tersebut akan menyudahi masa baktinya dengan catatan luar biasa berupa 125 gol dari 207 penampilan. Catatan tersebut menasbihkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola Argentina.

“Saya membayangkan pertandingan hari Selasa nanti akan sangat emosional bagi semua orang, termasuk Leo,” ungkap Lionel Scaloni. Sang pelatih meyakini bahwa Stadion Monumental akan tetap penuh sesak oleh para penggemar bahkan jika kapasitas stadion tersebut dilipatgandakan hingga lima kali lipat.