Kumparan Logo

Barcelona Pertimbangkan Belanja Bintang Bek Baru Usai Terpukul oleh PSG

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ronald Araujo dari FC Barcelona mengangkat trofi saat merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya setelah memenangkan LaLiga pada 10 Mei 2026. Foto: REUTERS/Albert Gea
zoom-in-whitePerbesar
Ronald Araujo dari FC Barcelona mengangkat trofi saat merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya setelah memenangkan LaLiga pada 10 Mei 2026. Foto: REUTERS/Albert Gea

Manajemen FC Barcelona mempertimbangkan langkah darurat untuk meramaikan bursa transfer musim dingin setelah lini pertahanan mereka dibobol empat kali oleh Paris Saint-Germain di Liga Champions. Dikutip dari laporan harian olahraga Catalan Sport via Goal, kekalahan telak tersebut memaksa para petinggi klub mengevaluasi kembali keputusan mereka yang menunda pembeliaan bek baru pada musim panas lalu. Kekuatan serangan yang tajam terbukti belum cukup untuk menutupi kerentanan area belakang saat menghadapi tim elit Eropa.

Penampilan kiper Joan Garcia sebenarnya berhasil menyelamatkan tim dari potensi kekalahan yang jauh lebih memalukan sepanjang laga. Kendati demikian, celah besar di kedua sisi sayap serta kesalahan posisi bek tengah terus memberikan ancaman nyata bagi pertahanan El Barca.

Evaluasi Strategi Transfer Dan Penolakan Hansi Flick

Upaya untuk memperkuat lini pertahanan sebenarnya sudah masuk dalam agenda manajemen olahraga pimpinan Deco sejak bursa transfer musim panas. Nama bek tengah asal Italia, Alessandro Bastoni, sempat menjadi target utama yang paling santer dipertimbangkan oleh jajaran direksi klub.

Namun, pelatih Hansi Flick saat itu menolak rencana perekrutan bek baru karena memilih memberikan kepercayaan penuh kepada para pemain yang ada. Pelatih asal Jerman tersebut yakin bahwa talenta muda seperti Pau Cubarsi dan Gerard Martin mampu membentuk kemitraan yang tangguh di lini belakang.

Selain Alessandro Bastoni, Barcelona juga sempat dikaitkan dengan Aymeric Laporte sebelum akhirnya mengalihkan seluruh anggaran untuk memperkuat lini depan. Keputusan berinvestasi pada sektor penyerangan tersebut kini harus dibayar mahal setelah barisan pertahanan mereka kedapatan kelabakan di pentas Eropa.

Krisis Bek Sayap Dan Badai Cedera Pemain

Masalah Barcelona kian berlarut akibat kegagalan skenario pelepasan pemain bek sayap pada bursa transfer sebelumnya. Rencana untuk membuka pintu keluar bagi Jules Kounde maupun Alejandro Balde menemui jalan buntu sehingga membatalkan peluang mendatangkan opsi pengganti yang ideal.

Manajemen akhirnya memutuskan untuk membawa kembali Joao Cancelo serta mempromosikan pemain muda Xavi Espart ke skuad utama. Namun, Joao Cancelo dinilai belum mampu memberikan garansi pertahanan yang solid, sementara posisi bek kiri masih terus membayangi kekhawatiran tim pelatih.

Kondisi ini diperparah oleh krisis fisik yang menimpa Eric Garcia, Jules Kounde, serta masalah kebugaran berkelanjutan pada Andreas Christensen. Padahal, Hansi Flick sangat mengandalkan Eric Garcia sebagai sosok vital dalam mengatur organisasi lini belakang tim.

Kendala Batas Gaji Dan Kepastian Bursa Januari

Langkah Blaugrana untuk mendatangkan amunisi baru pada bursa transfer Januari nanti kini terganjal oleh aturan pembatasan beban gaji pemain. Klub raksasa Catalan tersebut kemungkinan besar harus menjual salah satu bek sayap mereka terlebih dahulu demi memberikan ruang secara finansial.

Situasi Jules Kounde sendiri dilaporkan kian tertekan dan berisiko kehilangan posisi utamanya, sementara Alejandro Balde masih berjuang mengembalikan ritme permainan terbaiknya usai pulih dari cedera panjang. Kini keputusan akhir berada di tangan manajemen dan Hansi Flick untuk segera menutupi celah fatal yang telah dieksploitasi oleh PSG.