Kumparan Logo

Bernardo Silva Menghadapi Tekanan di Real Madrid Menjelang El Clasico

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Manchester City Bernardo Silva. Foto: Instagram/@mancity
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Manchester City Bernardo Silva. Foto: Instagram/@mancity

Media Spanyol Sport mengulas situasi sulit Bernardo Silva di Real Madrid menjelang pertandingan krusial El Clasico pekan ini. Seperti dikutip dari laporan Sport via Goal, gelandang asal Portugal tersebut kini harus berjuang keras demi mendapatkan tempat utama di lini tengah El Real setelah sempat menolak tawaran Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu.

Keputusan pemain berusia 30 tahun itu untuk bergabung dengan skuad asuhan Jose Mourinho secara free transfer usai membela Manchester City sejauh ini belum berjalan sesuai rencana. Ia justru tersingkir ke bangku cadangan dan kehilangan waktu bermain reguler yang sebelumnya sangat ia harapkan.

Perubahan Peran di Lini Tengah Real Madrid

Pada awal kedatangannya di Santiago Bernabeu, Bernardo Silva sempat diandalkan sebagai starter oleh pelatih Jose Mourinho. Namun, situasi berubah cepat seiring kembalinya Aurelien Tchouameni serta mencuatnya performa Arda Guler di lini tengah tim.

Persaingan ketat tersebut membuat menit bermain mantan pemain Manchester City itu berkurang drastis hingga hanya mendapatkan sisa-sisa menit tampil di beberapa laga. Bahkan, gelandang berpengalaman tersebut sempat sama sekali tidak dimainkan saat Real Madrid berhadapan dengan Villarreal dan Elche.

Statistik mencatat penurunan peran yang sangat tajam bagi sang gelandang senior di kompetisi domestik. Dari sebelas pertandingan yang tersedia setelah dua laga awal musim, ia hanya dipercaya menjadi starter dalam dua laga dan harus duduk di bangku cadangan sebanyak tujuh kali.

Penurunan Menit Bermain Hingga Level Timnas

Dampak dari kurangnya kesempatan bermain di klub juga merembet pada posisinya di tim nasional Portugal pada jeda internasional terakhir. Ia tercatat hanya tampil selama delapan menit dalam total empat pertandingan yang dijalani tim nasionalnya.

Padahal, Silva datang dengan reputasi besar setelah sembilan musim sukses bersama Manchester City dan diharapkan langsung menjadi pilar utama tim. Pilihan bergabung dengan Santiago Bernabeu juga dibarengi pernyataan tegas sang pemain saat diperkenalkan secara resmi kepada publik.

“Ketika Real Madrid memanggil saya, saya tidak ragu-ragu,” ujar Bernardo Silva saat momen perkenalan resminya. Keputusan tersebut secara otomatis menutup pintu bagi Barcelona yang juga berhasrat merekrutnya kala itu.

Pembuktian Penting Jelang Laga El Clasico

Di tengah sorotan tajam, Silva mendapatkan kesempatan berharga saat diturunkan sebagai starter pada laga Liga Champions melawan Leipzig pada hari Rabu. Ia berhasil mencetak gol perdananya untuk Real Madrid dalam kemenangan 4-1 yang menjadi modal berharga meningkatkan kepercayaan dirinya.

Kendati demikian, satu gol tersebut belum sepenuhnya menjawab keraguan publik terkait peran strategisnya di bawah arahan Mourinho, terutama di pentas La Liga. Performa sang pemain di liga domestik dinilai masih di bawah standar reputasi serta pengalaman panjang yang ia miliki.

Pertandingan El Clasico mendatang menjadi ajang pembuktian krusial bagi sang gelandang untuk menunjukkan kualitas dirinya. Silva harus membuktikan bahwa keputusannya memilih Real Madrid adalah langkah tepat untuk meraih panggung lebih besar, bukan sekadar menjadi penonton dari pinggir lapangan.