CCTV Rekam Aksi Komplotan Maling Bobol Sekolah di Depok, Gondol Kamera dan Uang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
CCTV rekam aksi komplotan pencuri. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
CCTV rekam aksi komplotan pencuri. Foto: Istimewa

Komplotan pencuri membobol sekolah Harapan Bangsa di kawasan Cimanggis, Depok. Dalam aksinya, para pelaku menggondol satu unit kamera dan uang tunai sebesar Rp 2,35 juta dari ruang Tata Usaha (TU). Aksi mereka terekam kamera pengawas (CCTV).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (27/7) sekitar pukul 00.02 WIB. Dua orang pelaku diduga masuk ke area sekolah dengan cara memanjat pagar, lalu membongkar paksa pintu ruang Tata Usaha sebelum mengambil barang berharga.

Terekam CCTV Bongkar Loker TU

Dalam rekaman CCTV terlihat dua orang pelaku masuk ke lingkungan sekolah dan langsung menuju ruang Tata Usaha.

Ketua Yayasan, Ruhiyat, mengatakan mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari warga sekitar yang melihat dua orang mencurigakan di lingkungan sekolah.

"Saya mengetahuinya setelah warga sekitar melihat ada dua orang mencurigakan di sekolah. Namun saat saya tiba di lokasi, para pelaku melarikan diri," ujar Ruhiyat.

Menurut Ruhiyat, pelaku diduga masuk dengan cara memanjat pagar sekolah, kemudian membongkar paksa pintu ruang Tata Usaha.

Salah seorang warga, Rupiah, menyebut saat tiba di lokasi bersama anggota kepolisian dari Pos Pasar Dibu, kedua pelaku sudah berada di dalam area sekolah.

"Begitu kejar sini, ini rumahnya, dia udah nongkel sana. Nongkel ini, pake ini. Alat-alatnya ada obeng di bawah-bawah. Pelaku dua orang," kata Ruhiyat, Selasa (28/7).

Dari ruang Tata Usaha, pelaku mengambil satu unit kamera dan uang tunai milik bendahara sebesar Rp 2.350.000.

"Yang diambil itu kamera, kamera sama uang personal TU, sebesar Rp 2.350.000," jelasnya.

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dengan warga dan petugas. Saat melarikan diri, pelaku bahkan melempar obeng ke arah pengejar.

Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian jutaan rupiah.

Hingga kini identitas para pelaku masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku.

"Sampai sekarang sedang dicari ini. Karena wajahnya nggak begitu jelas," pungkas Ruhiyat.