Di Hadapan 1.000 Tagana Sulsel, Gus Ipul Ajak Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sulawesi Selatan memperkuat kesiapsiagaan dan memperluas edukasi kebencanaan, termasuk di Sekolah Rakyat.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Apel Siaga Bencana, Jambore, dan Konsolidasi Relawan Sosial Kebencanaan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Senin (26/10/2026) malam.

"Saya ingin sampaikan secara khusus, sosialisasi Sekolah Rakyat Aman Bencana sangat penting. Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah,” katanya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Menurut Gus Ipul, pengetahuan tentang risiko bencana, jalur evakuasi, titik kumpul, komunikasi darurat, serta tindakan penyelamatan dasar perlu ditanamkan dan dilatih secara berkala. Tagana diharapkan mengambil peran aktif dalam membangun pemahaman tersebut.

Kegiatan yang diikuti 1.000 anggota Tagana dan 38 ketua tim tersebut menjadi ruang konsolidasi relawan untuk meningkatkan keterampilan, berbagi pengalaman, dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Rangkaian jambore mencakup perlombaan keterampilan dan kekompakan, bakti sosial, donor darah, serta sosialisasi Sekolah Rakyat Aman Bencana.

Didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman selaku Komandan Tagana se Sulawesi Selatan, Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas pengabdian Tagana yang terus hadir membantu masyarakat di berbagai daerah. Ia menekankan bahwa jambore menjadi kesempatan bagi relawan untuk belajar bersama dan menguji kemampuan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

"Tagana bukan sekadar barisan relawan, melainkan kekuatan sosial yang hadir di tengah masyarakat ketika bencana terjadi. Membantu pada masa tanggap darurat, mendukung pemulihan, serta menguatkan kesiapsiagaan sebelum bencana datang,” ujar Gus Ipul.

Dalam arahannya, Gus Ipul menyampaikan lima hal yang perlu menjadi perhatian seluruh anggota Tagana. Pertama, memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan teknis melalui penguasaan prosedur keselamatan, komunikasi, evakuasi, pertolongan awal, serta koordinasi di lapangan.

“Yang mau menyelamatkan orang lain harus terlatih. Jangan sampai kita mau menyelamatkan malah diri kita yang jadi korban atau malah merepotkan orang lain,” katanya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Kedua, menjunjung tinggi disiplin dan satu komando. Gus Ipul menekankan bahwa koordinasi menjadi kunci dalam penanganan bencana. Setiap anggota harus memahami tugas dan kewenangannya, mematuhi arahan komando, serta membangun komunikasi yang jelas.

“Kekompakan bukan hanya ditampilkan saat apel, tetapi dibuktikan melalui tindakan nyata di lapangan,” ujarnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Ketiga, mengutamakan kemanusiaan dan pelayanan tanpa diskriminasi. Tagana diminta hadir bagi seluruh warga yang membutuhkan, terutama anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, serta masyarakat yang menghadapi hambatan akses.

“Layani dengan empati, hormat, dan tanpa membeda-bedakan latar belakang,” pesan Gus Ipul.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Keempat, menjadikan edukasi kebencanaan sebagai gerakan bersama yang menjangkau sekolah, keluarga, dan komunitas. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui simulasi, penyebaran informasi yang benar, serta pengenalan langkah-langkah penyelamatan.

Kelima, merawat solidaritas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, dinas sosial, perangkat daerah terkait, dunia usaha, lembaga kemanusiaan, komunitas, dan masyarakat.

“Kekuatan Tagana akan semakin besar apabila bergerak bersama dan saling mendukung,” katanya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Suasana apel berlangsung hangat dan interaktif. Di sela arahannya, Gus Ipul berulang kali menyerukan “Are you ready?” untuk membangkitkan semangat peserta. Bersama Gubernur Sulawesi Selatan, ia juga mengajak sejumlah relawan senior naik ke panggung dan memberikan apresiasi atas pengabdian mereka.

“Yang di depan kita ini adalah teladan-teladan kita. Usia sudah di atas 70 tahun, tapi tetap semangat. Kita yang masih muda-muda jangan sampai kalah dengan semangat Bapak Ibu di depan ini,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gus Ipul bersama Gubernur Sulawesi Selatan turut menyerahkan piagam penghargaan kepada 24 ketua forum Tagana kabupaten/kota serta hadiah bagi pemenang perlombaan jambore.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf ajak 1.000 anggota Tagana Sulawesi Selatan tingkatkan kesiapsiagaan dan edukasi Sekolah Rakyat Aman Bencana saat Apel Siaga Bencana di Makassar, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Winarno Eka Putra, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali, Bupati Pangkajene dan Kepulauan Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi, Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang, serta Plt. Bupati Gowa Darmawangsyah Muin. Hadir pula Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Malik Faisal, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan Andi Erwin Terwo, jajaran dinas sosial, para ketua tim/forum Tagana, serta seluruh anggota Tagana se-Sulsel.