Evakuasi dan Penanganan Korban Insiden Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR gabungan membawa pelampung kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan membawa pelampung kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Proses evakuasi dan penanganan korban insiden terbaliknya Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus berjalan. Dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes, Basarnas mencatat sebanyak 114 orang telah ditemukan, dengan rincian 108 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Sebanyak 129 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

​Sebanyak 22 korban selamat tambahan berhasil dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sementara itu, dua dari enam korban meninggal dunia telah berhasil teridentifikasi secara fisik. Penanganan medis, identifikasi jenazah, hingga penyaluran santunan bagi para korban dan keluarganya saat ini terus berlanjut di Banjarmasin.

Berikut kumparan rangkum:

​Evakuasi 22 Korban Selamat ke Banjarmasin

​Tim SAR gabungan dari Basarnas bersama TNI-Polri kembali mengevakuasi 22 korban selamat KM Virgo Transport 8 ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Kepala Kantor SAR Banjarmasin Putu Sudayana menjelaskan evakuasi sempat tertunda dari jadwal semula karena faktor cuaca.

​"Kita mengutamakan keselamatan. Karena itu, evakuasi baru bisa pagi ini," katanya.

Raihan (19) awak KMP Virgo Transport 8 yang selamat saat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (15/9/2026). Foto: kumparan

​Putu mengatakan sebagian besar korban berada dalam kondisi baik, meski beberapa di antaranya harus ditandu karena lemas. Pihak medis langsung melakukan perawatan dan pengecekan terhadap seluruh korban selamat.

Berikut daftar identitas 22 korban selamat yang tiba di Banjarmasin:

  1. ​Kurdi (33), Pamekasan

  2. ​Budi Aulia (35), Madura

  3. ​Patrisius Ari Joman (34), Medan

  4. ​Henianus (38), Mberu

  5. ​Satria Bagus Saputra (37), NTT

  6. ​Fauzan Murjin Hadin (21), Lamongan

  7. ​Diva Saputra (19), Garut

  8. ​Wili Agustiana (19), Purbalingga

  9. ​Agus Munir (24), Garut

  10. ​Sehabudin (51), Jawa Barat

  11. ​M. Visal Dwi (51), Garut

  12. ​Febi Ariska Hidayah (27), Sidoarjo

  13. ​Dede Farandika (19), Sumenep

  14. ​Muniavi Koki (29), Banyuwangi

  15. ​Haryono (53), Mojokerto

  16. ​Paiman (58), Semarang

  17. ​Edi Setyono (41), Sidoarjo

  18. ​Irwan Mujiono (36), Sidoarjo

  19. ​Fauzi Andriansyah (40), Sumsel

  20. ​Boni Fasius Raju (28), Kediri

  21. ​Anton (45), Malang

  22. ​Abdul Kholid (27), Flores

​Identifikasi Korban Meninggal Dunia

Sebanyak dua dari enam korban meninggal dunia dalam kecelakaan kapal tersebut telah teridentifikasi. Direktur Operasi Basarnas Budi Prabowo menyampaikan kedua jenazah yang teridentifikasi merupakan warga asal Jawa Timur.

​"Sejauh ini baru enam korban meninggal ya, dua sudah diidentifikasi secara fisik, yang empat itu belum teridentifikasi karena baru sampai ke pelabuhan di Banjarmasin. Baru dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sana. Sedang dilakukan tindakan untuk proses identifikasinya," ujar Budi.

Keluarga korban kecelakaan kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 mendatangi Post Motem DVI Polda Kalsel di Rumah Sakit Bhayangkara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

​Dua korban yang teridentifikasi adalah Reyner Fausta Yuslianto (22) warga Ngantang, Kabupaten Malang, dan Nurul Rian Hidayat (33) warga Kabupaten Pamekasan. Budi memastikan seluruh korban selamat maupun meninggal dunia saat ini telah dibawa ke Banjarmasin.

​Kesaksian Selamat Usai 10 Jam Terombang-ambing

​Salah satu korban selamat, Raihan (19), menceritakan pengalamannya bertahan hidup selama 10 jam di laut lepas usai kapal terbalik. Raihan merupakan anak buah kapal (ABK) yang bertugas sebagai cleaning service.

​"Selama di laut saya berpegangan dengan tabung gas sambil menunggu adanya kapal yang menyelamatkan saya," ujarnya.

​Raihan mengaku sempat pasrah saat terombang-ambing di tengah laut. Sebelum kapal terbalik, ia dan rekan-rekannya sempat membagikan life jacket kepada para penumpang.

​"Pasrah dan berdoa, walaupun ini akhir hidup saya, saya ikhlas. Dan ternyata saya masih diberi keselamatan oleh Tuhan," ucapnya.

​Raihan akhirnya dievakuasi oleh kapal MV Haida bersama lima rekannya. Dari total 45 rekan kerjanya di kapal, baru 12 orang yang ditemukan.

​Penyaluran Santunan untuk Korban

​PT Jasa Raharja menyerahkan santunan sebesar Rp 50 juta kepada keluarga korban meninggal dunia kecelakaan KMP Virgo Transport 8. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh pihak Jasa Raharja kepada ahli waris korban.

Tim SAR gabungan membawa pelampung kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

​Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono menyatakan santunan tersebut merupakan bentuk perlindungan dasar negara. Pihaknya memastikan proses penyaluran santunan dilakukan secara cepat dan tepat kepada keluarga yang ditinggalkan.

​Selain itu, bantuan juga disiapkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk korban selamat yang berasal dari wilayah Jawa Barat. Dedi menyiapkan bantuan uang tunai masing-masing sebesar Rp 7 juta bagi para korban selamat asal Jawa Barat guna membantu biaya pemulihan dan kepulangan mereka.

​Pihak Basarnas dan tim gabungan masih terus mengupayakan pencarian terhadap 129 penumpang yang dilaporkan belum ditemukan di area perairan Laut Jawa.