Fede Valverde Gagalkan Rencana Real Madrid Rekrut Rodri

Gelandang Real Madrid Federico Valverde menolak rencana penjualan dirinya ke klub lain pada bursa transfer musim panas lalu. Keputusan keras kepala pemain asal Uruguay tersebut secara tidak langsung merusak skenario besar manajemen klub untuk mendatangkan bintang Manchester City, Rodri.
Penolakan Keras Valverde di Bursa Transfer
Jurnalis OK Diario Miguel Latigo Serrano mengungkapkan bahwa manajemen Los Blancos sebenarnya sangat ingin melepas Valverde demi memfasilitasi kedatangan pemain baru. Namun, sang pemain memilih menggunakan hak ketenagakerjaannya untuk bertahan di Santiago Bernabeu sesuai kontrak yang berlaku hingga Juni 2029.
Valverde menegaskan kepada pihak manajemen bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk pergi dalam kondisi apa pun. Sikap kokoh ini membuat manajemen Real Madrid tidak memiliki ruang untuk bermanuver di pasar transfer.
Insiden Internal dan Penyelidikan Disiplin
Sebelum drama transfer ini mencuat, Valverde sempat terlibat perselisihan fisik yang cukup parah dengan rekannya, Aurelien Tchouameni. Pertikaian panas di antara kedua gelandang tersebut menyebabkan Valverde harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami concussion atau gegar otak ringan.
Pihak klub merespons insiden memalukan tersebut dengan menjatuhkan denda kedisiplinan yang sangat besar mencapai 500.000 euro kepada kedua pemain. Konflik internal ini sempat memicu kemarahan para pendukung Real Madrid yang menuntut agar kedua gelandang bermasalah tersebut segera dijual.
Kegagalan Real Madrid Mendatangkan Rodri
Serrano menjelaskan bahwa kegagalan melepas Valverde membuat Real Madrid terlambat dalam melayangkan penawaran resmi untuk meminang Rodri. Manajemen klub awalnya ragu karena transfer gelandang Spanyol tersebut dinilai hanya sekadar memenuhi keinginan para penggemar berdasarkan hasil jajak pendapat.
Rodri sendiri mengonfirmasi adanya ketertarikan serius dari Real Madrid yang melakukan pendekatan secara profesional sejak awal proses negosiasi. Sang pemain menyatakan, “Dari posisi saya pribadi, saya harus mengatakan bahwa Real Madrid menunjukkan minat mereka sejak momen pertama, dan mereka menangani berbagai hal dengan sangat sempurna.” Menurut peraih Ballon d'Or tersebut, tawaran yang diajukan klub raksasa Spanyol itu sangat konkret meski pada akhirnya kesepakatan tersebut batal terealisasi.
Pelatih Jose Mourinho juga membenarkan bahwa Real Madrid telah berupaya keras untuk merampungkan proses transfer gelandang bertahan tersebut. Keraguan dari pihak Rodri pada detik-detik akhir akhirnya menjadi tembok penghalang terbesar yang menggagalkan kepindahannya ke Santiago Bernabeu.
