Guntur, Korban KM Virgo Akhirnya 'Pulang': Jenazahnya Ditemukan Dalam Kabin

Isak tangis mengiringi kedatangan dan pemakaman jenazah Guntur Aji Pangestu (27), korban tenggelamnya kapal KM Virgo, di rumah duka Jalan Gang Sejahtera 1, No. 3, Kampung Gulon, RT 02/RW 19, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Solo, Selasa (29/9).
Pantauan kumparan, petugas Basarnas Pusat membawa peti jenazah Guntur berwarna biru dan tiba di rumah duka sekitar pukul 10.30 WIB.
Setibanya di rumah duka, peti jenazah langsung dibawa ke dalam rumah untuk didoakan. Isak tangis mewarnai penyambutan jenazah dari ratusan pelayat hingga keluarga inti almarhum.
Ibu almarhum Guntur, Sri Mulyani, terjatuh dan nyaris pingsan. Dia menangis tersedu-sedu. Ia kemudian dibantu berdiri oleh keluarga untuk menenangkan hatinya.
Di atas peti jenazah, ibu almarhum menangis. Ayah korban, Heru Prihanto, tampak merenung di depan peti jenazah anak ketiga dari empat bersaudara yang menjadi korban kapal KM Virgo.
Jenazah kemudian dibawa ke masjid kampung untuk disalatkan dan dimakamkan di TPU Untoroloyo, Debegan, Jebres, Solo.
Adik korban, Adi Pangestu, mengatakan pihak keluarga almarhum mendapat kabar jenazah ditemukan pada Senin kemarin. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka pada Selasa untuk dimakamkan.
“Kami dapat kabar Basarnas Banjarmasin jenazah almarhum Guntur sudah ditemukan Senin pukul 13.00 WIB. Hari ini (Selasa) diserahkan keluarga untuk dimakamkan,” ujar Adi di rumah duka, Selasa (29/9).
Dia mengaku keluarga merasa sangat kehilangan dan lega jenazah ditemukan untuk dimakamkan keluarga di Solo.
“Jenazah almarhum ditemukan masih dalam kondisi lengkap masih utuh dan belum ada yang melepuh (rusak). Alhamdulilah,” kata dia.
Ia mengatakan jenazah Guntur ditemukan di dalam kamar atau kabin kapal. Dari keterangan teman korban yang selamat, dia sempat mengobrol di dalam kamar kapal sebelum insiden itu terjadi.
“Kami doakan yang terbaik bagi almarhum. Keluarga sangat kehilangan,” kata dia.
Paman Guntur, Kisriyanto (56), mengatakan almarhum Guntur bekerja sebagai ekspedisi pengiriman barang dari Surabaya-Banjarmasin.
Ia bersyukur jenazah almarhum bisa ditemukan dan bisa dimakamkan keluarga di Solo secara terhormat.
“Almarhum Guntur bekerja sebagai ekspedisi pengiriman barang dari Surabaya-Banjarmasin,” pungkasnya.
