Gus Ipul Ajak SDM Sekolah Rakyat Jadi Agen Perlinsos

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ajak SDM Sekolah Rakyat di Tangerang untuk bergabung sebagai Agen Perlinsos dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kemensos
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ajak SDM Sekolah Rakyat di Tangerang untuk bergabung sebagai Agen Perlinsos dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak seluruh SDM di Sekolah Rakyat untuk ikut terlibat dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, dengan mendaftarkan diri menjadi Agen Perlinsos (Perlindungan Sosial).

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Kegiatan Pelatihan Monitoring dan Evaluasi Kinerja serta Pengelolaan Konflik dan Psychological Safety bagi SDM Sekolah Rakyat di Ballroom Hotel Grand Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (9/9/2026).

Gerakan Nasional Peduli Tetangga merupakan sebuah gerakan kepedulian sosial untuk membantu tetangga atau keluarga yang membutuhkan bantuan sosial (bansos) namun belum terdaftar, melalui pendaftaran bansos secara digital. Hal ini penting karena tidak semua masyarakat memiliki telepon pintar, literasi digital, dokumen lengkap, atau keberanian untuk mendaftar.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ajak SDM Sekolah Rakyat di Tangerang untuk bergabung sebagai Agen Perlinsos dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

“Saya mengajak Bapak-Ibu sekalian semua, untuk bersedia menjadi Agen Perlinsos. Supaya data kita makin akurat, mari kita peduli sama tetangga kita, kalau kita tidak bisa menjangkau yang lain, tetangga kita dululah,” kata Gus Ipul.

Dalam arahannya, Gus Ipul menyampaikan pesan bahwa Kemensos bekerja untuk membantu Presiden Prabowo Subianto mengimplementasikan Pasal 34 ayat (1) UUD Republik Indonesia 1945, yakni ‘fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara’.

“Ingat baik-baik ini, intinya kita sedang membantu Presiden Prabowo Subianto untuk kerja cepat eksekusi Pasal 34,” ujarnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ajak SDM Sekolah Rakyat di Tangerang untuk bergabung sebagai Agen Perlinsos dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Lebih lanjut, Gus Ipul menambahkan untuk memulai kerja tersebut, maka dibutuhkan data yang akurat, agar program-program yang dilaksanakan bisa tepat sasaran, menjangkau penerima manfaat yang berhak.

“Kalau datanya akurat, maka yang akan sekolah di sekolah rakyat, iya akan anak-anak yang memang membutuhkan bantuan negara,” imbuhnya.

Pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 terkait DTSEN, mencoba menghadirkan data tunggal yang terintegrasi. Data tersebut terus dikonsolidasikan melalui proses pemutakhiran setiap tiga bulan sekali, mengingat data yang bersifat dinamis.

Oleh karena itu, Gus Ipul mengajak seluruh masyarakat untuk ikut terlibat dalam proses pemutakhiran data melalui kanal-kanal yang telah disediakan termasuk salah satunya melalui Agen Perlinsos.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ajak SDM Sekolah Rakyat di Tangerang untuk bergabung sebagai Agen Perlinsos dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

“Jangan-jangan di sekitar kita ada orang-orang yang membutuhkan bantuan kita, dengan memasukkan nama mereka ke dalam data kita. Maka kita akan meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Dengan cara siap menjadi agen perlinsos. Agen perlinsos ini adalah bagian dari digitalisasi bansos,” jelasnya.

Kepada 609 orang SDM Sekolah Rakyat yang hadir secara luring ataupun daring, Gus Ipul mengungkapkan Sekolah Rakyat menjadi salah satu strategi dalam eksekusi Pasal 34 ayat (1) tersebut, oleh karena itu SDM-nya harus terampil.

Maka dari itu, kegiatan-kegiatan pelatihan terus dilaksanakan, untuk membuat SDM Sekolah Rakyat semakin terampil, salah satunya melalui pelatihan Monitoring dan Evaluasi Kinerja serta Pengelolaan Konflik dan Psychological Safety ini.

“Jadi ini adalah upaya pelatihan terus menerus secara berkelanjutan, bergantian untuk seluruh SDM sekolah rakyat, khusus hari ini adalah untuk penguatan tata kelola di bidang pengawasan, monitoring, evaluasi, dan juga pencegahan terhadap terjadinya kekerasan fisik atau kekerasan seksual, perundungan, maupun intoleransi,” pungkasnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ajak SDM Sekolah Rakyat di Tangerang untuk bergabung sebagai Agen Perlinsos dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Kegiatan ini turut dihadiri Plt. Kepala Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kemensos Afrizon Tanjung, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos Joko Widiarto, Jajaran Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Sosial, serta perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).