Gus Ipul Apresiasi Sumedang Dukung Sekolah Rakyat & Perlinsos Digital

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri kegiatan dialog dengan Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026).
 Foto: Kemensos RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri kegiatan dialog dengan Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). Foto: Kemensos RI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang karena terlibat aktif dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat mulai dari rintisan hingga pembangunan gedung permanen.

Gus Ipul menjelaskan Sumedang menjadi salah satu kabupaten yang mampu memenuhi alokasi untuk siswa Sekolah Rakyat khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri kegiatan dialog dengan Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). Foto: Kemensos RI

"Saya terima kasih kepada Pak Bupati, tidak semua kabupaten/kota itu bisa memenuhi alokasi untuk SD. Tapi alhamdulillah, di Kabupaten Sumedang ini, Bupatinya kerja keras, sehingga siswa siswi SD-nya mencukupi alokasinya," kata Gus Ipul saat memberikan arahan pada kegiatan Dialog Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026).

Gus Ipul hadir di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, disambut oleh penampilan yel-yel dan hadrah siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang. Di samping itu, para siswa juga menampilkan yel-yel, baris variasi, hadrah, atraksi karate, tari tradisional, pidato, paduan suara dan puisi.

Setelah setahun mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, para siswa tampak lebih percaya diri. Bahkan pada saat penampilan puisi, tampak beberapa orang tua tak kuasa menahan air mata bahagia melihat perkembangan anak-anaknya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri kegiatan dialog dengan Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). Foto: Kemensos RI

"Dulu setahun yang lalu ketika mereka masuk pertama kali di Sekolah Rakyat, mereka adalah siswa kurang percaya diri, tidak berani tampil di depan publik, di depan masyarakat, di depan audiens, kurang percaya diri. Tapi hari ini kita lihat anak-anak kita sudah tumbuh berkembang dengan baik dari sisi kesehatan, dari sisi kemampuan akademik maupun dari kedisiplinan," ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat di berbagai daerah sudah mulai menampakkan hasil dan secara umum pembangunan Gedung Sekolah Rakyat permanen berjalan dengan baik.

"Seperti di sini (Sumedang) yang sekarang sudah 98 persen ini. Insya Allah beberapa bulan ke depan sudah bisa 100 persen. Tanahnya ini disediakan oleh Pak Bupati. Pembangunannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum atas arahan Bapak Presiden Prabowo. Penanggung jawab operasionalnya adalah Kementerian Sosial dibantu dengan berbagai Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah," jelasnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri kegiatan dialog dengan Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). Foto: Kemensos RI

Di samping berpartisipasi mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga turut terlibat aktif mengajak masyarakatnya untuk mendaftar Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.

"Saya terima kasih, memang Sumedang selalu di depan. Sumedang sudah bisa mencapai target lebih dari 50 persen warganya sudah terdaftar di Perlinsos (Digital)," kata Gus Ipul.

Dia menambahkan bahwa pemerintah mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi menjadi Agen Perlinsos. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, para agen nantinya akan membantu orang di sekitarnya yang mungkin membutuhkan bantuan sosial namun belum terdaftar, melalui pendaftaran bansos secara digital.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri kegiatan dialog dengan Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). Foto: Kemensos RI

"Selama ini ditengarai bantuan sosial itu banyak yang tidak tepat sasaran. Nah dengan adanya digitalisasi bansos lewat salah satu strateginya adalah perlinsos atau pelindungan sosial dengan menggunakan teknologi ini bisa menjangkau lebih banyak lagi, dan mampu memberikan data-data yang lebih akurat untuk bisa disalurkan bantuan-bantuan dari pemerintah," ungkapnya.

Senada dengan Gus Ipul, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan pihaknya telah memobilisasi dan mengorkestrasi masyarakat Sumedang termasuk akademisi, pelaku bisnis, komunitas, aparat pemerintah, termasuk para pilar-pilar sosial hingga penyuluh agama untuk menjadi Agen Perlinsos.

"Kita mobilisasi, orkestrasi, termasuk akademisi, bisnis, komunitas, government, semuanya dilibatkan untuk memperbanyak agen. Di samping agen dari pendamping PKH, penyuluh agama, seluruh pimpinan SKPD jadi agen juga, para camat jadi agen, desa, RT dan RW," kata Dony.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri kegiatan dialog dengan Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). Foto: Kemensos RI

Dalam sambutannya, Dony juga menyampaikan pihaknya turut aktif dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Setidaknya 150 Kepala Keluarga (KK) yang merupakan orang tua siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, telah diajukan untuk memperoleh bantuan renovasi rumah tidak layak huni pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri kegiatan dialog dengan Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). Foto: Kemensos RI

"Alhamdulillah, orang tua siswa Sekolah Rakyat, 150 KK, sudah mengusulkan untuk rumah tidak layak huni, untuk rutilahu dari BSPS. Dan 120 rumahnya (di antaranya) telah disetujui. Insya Allah Pak Menteri, Bulan November ini, 120 rumah akan dibangun bagi orang tua siswa Sekolah rakyat," pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Kepala Dinas Sosial Sumedang Agus Kori Hidayat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumedang Andri Indra Widianto, Kepala Dinas Pendidikan Sumedang Eka Ganjar Kurniawan, Jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kemensos serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sumedang.