Kumparan Logo

Jelang Penerapan Short Selling, IHSG Sesi 1 Melemah 0,21% ke 6.135

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (3/6/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (3/6/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Sesi I, Selasa (29/9), menjelang penerapan mekanisme short selling oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Oktober 2026. Berdasarkan data Stockbit, IHSG turun 12,86 poin atau 0,21% ke level 6.135.

Kebijakan short selling memungkinkan investor melakukan transaksi jual atas saham yang belum dimilikinya, dengan harapan dapat membeli kembali saham tersebut pada harga yang lebih rendah.

Berdasarkan data Stockbit, nilai transaksi saham mencapai Rp8,10 triliun dengan volume perdagangan 24,26 miliar saham dan frekuensi 1,18 juta kali.

Top Gainers

  • DEFI (Danasupra Erapacific) naik 20 poin (25,97%) ke 97

  • IFSH (Ifishdeco) naik 310 poin (24,80%) ke 1.560

  • SOSS (ALSOK Indonesia Services) naik 275 poin (24,77%) ke 1.385

  • BSWD (Bank Of India Indonesia) naik 455 poin (24,53%) ke 2.310

  • MSIN (MNC Digital Entertainment) naik 40 poin (22,73%) ke 216

Top Losers

  • MBTO (Martina Berto) turun 26 poin (14,77%) ke 150

  • INTD (Inter-Delta) turun 60 poin (14,63%) ke 350

  • FORU (Fortune Indonesia) turun 44 poin (14,38%) ke 262

  • DSFI (Dharma Samudera Fishing Industries) turun 14 poin (14,00%) ke 86

  • ATLA (Atlantis Subsea Indonesia) turun 6 poin (13,95%) ke 37

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Top Value

  • CUAN (Petrindo Jaya Kreasi) senilai Rp484,39 miliar

  • BBCA (Bank Central Asia) senilai Rp456,19 miliar

  • BMRI (Bank Mandiri (Persero)) senilai Rp380,33 miliar

  • BUMI (Bumi Resources) senilai Rp323,58 miliar

  • BBRI (Bank Rakyat Indonesia (Persero)) senilai Rp229,30 miliar

Top Volume

  • BUMI (Bumi Resources) sebanyak 18,44 juta lembar

  • BTEK (Bumi Teknokultura Unggul) sebanyak 14,21 juta lembar

  • BNBR (Bakrie & Brothers) sebanyak 9,18 juta lembar

  • PADI (Minna Padi Investama Sekuritas) sebanyak 7,88 juta lembar

  • ELTY (Bakrieland Development) sebanyak 6,43 juta lembar

Bursa Asia

Berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance, berikut pergerakan bursa saham Asia siang ini:

  • Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 1,37% ke 64.984

  • Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,96% ke 24.407

  • Indeks SSE Composite di China naik 0,11% ke 3.827,86

  • Indeks Straits Times di Singapura turun 0,43% ke 5.704,24