Joan Mir dan Luca Marini Siap Balapan di GP Malaysia Usai Lulus Tes Medis

kumparanSPORTverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Joan Mir, pebalap Suzuki MotoGP. Foto: Situs web resmi Suzuki Racing
zoom-in-whitePerbesar
Joan Mir, pebalap Suzuki MotoGP. Foto: Situs web resmi Suzuki Racing

Tim Honda HRC Castrol memastikan kehadiran penuh dua pembalap utama mereka jelang balapan Petronas Grand Prix of Malaysia di Sirkuit Sepang. Dikutip dari laporan MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini telah melewati pemeriksaan medis resmi dan mendapat izin untuk kembali mengaspal.

Kembalinya duo pembalap ini menjadi angin segar bagi pabrikan asal Jepang yang sempat tampil pincang pada beberapa seri sebelumnya. Pihak medis menyatakan kondisi fisik kedua rider tersebut sudah membaik dan siap menghadapi tantangan persaingan di lintasan Sepang.

Pemulihan Panjang Joan Mir dari Masalah Kesehatan

Joan Mir terpaksa menepi dari lintasan sejak seri Misano akibat mengalami gangguan penglihatan dan kelelahan ekstrem. Pembalap bernomor start 36 tersebut memilih fokus menjalani perawatan intensif bersama tim medis guna menemukan akar masalah kesehatannya.

Proses penyembuhan Mir akhirnya menunjukkan perkembangan signifikan setelah ditangani langsung oleh dokter Angel Charte. Mantan juara dunia musim 2020 itu merasa sangat lega dapat kembali ke paddock setelah melewati masa-masa sulit yang penuh dengan ketidakpastian.

Ungkapan Lega dan Tantangan Fisik Sang Pembalap

Mir mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali membalap setelah sekian lama berada di rumah tanpa kepastian waktu pemulihan. “Sejujurnya, saya sangat senang bisa kembali karena saya sudah cukup lama berada di rumah. Ini adalah masa-masa sulit yang penuh dengan tanda tanya bagi saya,” ungkap Mir saat memberikan keterangan.

Pembalap asal Spanyol tersebut juga menjelaskan perbedaan mendasar antara cedera fisik biasa dengan gangguan kesehatan misterius yang dialaminya. Menurutnya, cedera seperti patah tulang memiliki estimasi waktu pemulihan yang pasti, sedangkan masalah penglihatan membutuhkan kesabaran ekstra serta keyakinan penuh sebelum memutuskan kembali menunggangi motor.

“Dibutuhkan lebih banyak waktu dan kesabaran, serta keyakinan penuh 100% sebelum memutuskan untuk kembali. Besok kita akan lihat bagaimana kondisi saya. Masih ada sedikit keraguan, tetapi saya merasa baik dan itulah hal yang paling penting,” tutur Mir menjelaskan kondisinya.

Kembalinya Luca Marini dan Ambisi Honda HRC Castrol

Rekan satu tim Mir, Luca Marini, juga dipastikan siap memperkuat Honda HRC Castrol setelah pulih dari serangan virus. Pembalap bernomor 10 itu sebelumnya terpaksa mundur dari gelaran GP Australia meski sempat mengikuti sesi free practice pertama.

Tim Honda HRC Castrol kini siap tampil dengan kekuatan penuh untuk melakoni seluruh rangkaian balapan di Seri Sepang. Kehadiran Mir dan Marini diharapkan dapat memberikan data penting bagi pengembangan motor RC213V di sisa musim ini.