Kumparan Logo

Kontras Akhir Karier Internasional Ronaldo dan Messi

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha. Foto: Hamad I Mohammed/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha. Foto: Hamad I Mohammed/REUTERS

Dua megabintang sepak bola dunia mencatatkan akhir perjalanan karier internasional yang sangat bertolak belakang pada pekan ini. Cristiano Ronaldo memutuskan meninggalkan kamp latihan Portugal secara mendadak setelah berselisih dengan pelatih. Di sisi lain, Lionel Messi sedang bersiap menyambut laga perpisahan yang megah bersama Argentina.

Kedua rival abadi tersebut kini berada di ujung jalan pengabdian untuk negara mereka masing-masing. Namun, cara mereka mengucapkan selamat tinggal menciptakan perdebatan sengit di kalangan pencinta sepak bola.

Kemarahan Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo memilih pergi dari kamp latihan setelah namanya dicoret dari daftar susunan pemain utama. Kapten berusia 41 tahun tersebut hanya duduk di bangku cadangan saat laga melawan Norwegia.

Hubungan sang penyerang dengan tim kepelatihan dikabarkan retak akibat penolakannya untuk bermain sebagai cadangan. Dia bahkan sempat melewatkan sesi latihan kelompok selama tiga hari berturut-turut sebagai bentuk protes keras.

“Cristiano Ronaldo telah mengambil keputusan yang tidak dapat diubah: dia tidak akan lagi mewakili Portugal. Pertandingan melawan Wales adalah pertandingan terakhirnya bersama tim nasional,” tulis laporan harian O Jogo. Keputusan sepihak ini menandai akhir dari pengabdian panjang sang kapten yang sangat fenomenal.

Persiapan Panggung Penghormatan Lionel Messi

Lionel Messi justru mendapatkan skenario perpisahan yang sangat ideal dari Federasi Sepak Bola Argentina. Sang kapten sebelumnya telah mengumumkan rencana pensiun internasional setelah memimpin negaranya meraih prestasi tertinggi.

Presiden Federasi Sepak Bola Argentina Claudio Tapia secara khusus menyiapkan laga persahabatan melawan Benin sebagai bentuk apresiasi. Seluruh penggawa juara World Cup 2022 diundang hadir untuk memeriahkan momentum emosional yang diberi tajuk tango terakhir tersebut.

Rekor Abadi dan Warisan Kedua Legenda

Lionel Messi menutup masa baktinya dengan catatan luar biasa berupa 207 pertandingan dan 125 gol untuk Argentina. Di kubu rival, Cristiano Ronaldo mengakhiri kiprahnya dengan koleksi 234 penampilan serta trofi Euro 2016.

Perbedaan akhir drama ini mempertegas bagaimana ego dan manajemen emosi memengaruhi masa-masa senja seorang atlet. Publik kini akan selalu mengenang akhir yang manis dan getir dari era persaingan terhebat sepanjang sejarah.