Kunjungan PM Modi ke Indonesia: Sepakati 15 Kerja Sama hingga Oleh-oleh Angklung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 8 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi berkunjung ke Indonesia pada Selasa (7/7). Dalam kunjungan kenegaraan ini, Modi disambut langsung Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.

Kunjungan tersebut diawali dengan upacara penyambutan kenegaraan sebelum kedua pemimpin menggelar pertemuan bilateral.

Rombongan Modi tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 10.20 WIB. Sebelum memasuki kompleks Istana, iring-iringan kendaraan Modi melintasi kawasan Silang Monas dengan pengawalan 17 motor pengawal dan 120 pasukan berkuda.

Setibanya di Istana, Modi disambut langsung oleh Prabowo. Keduanya berjabat tangan, saling memberi hormat, lalu berpelukan.

Penyambutan juga dimeriahkan penampilan Tari Kreasi Betawi Kemilau Jakarta. Sebanyak 1.300 siswa sekolah dasar (SD) turut berbaris di kawasan Istana untuk menyambut kedatangan Modi.

Prabowo dan Modi kemudian berjalan menuju pelataran Istana Merdeka. Lagu kebangsaan Indonesia dan India diperdengarkan, disertai 21 dentuman meriam sebagai penghormatan kenegaraan.

Usai upacara, kedua pemimpin melakukan inspeksi pasukan sebelum saling memperkenalkan delegasi masing-masing negara.

Rangkaian penyambutan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu di Ruang Kredensial.

Dianugerahi Bintang Adipurna

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang RI Adipurna kepada Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Tim Media Presiden

Dalam kunjungan kenegaraan ini, Prabowo juga menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Modi.

"Hari ini, saya sebagai Presiden Republik Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Yang Mulia Perdana Menteri Narendra Modi karena bersedia menerima anugerah tanda kehormatan tertinggi dari Negara Republik Indonesia, yaitu Bintang Republik Indonesia Adipurna," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Modi dalam mempererat hubungan Indonesia dan India hingga mencapai kemitraan strategis komprehensif.

"Bentuk penghargaan ini adalah atas kepemimpinan beliau dan kontribusi beliau dalam mempererat hubungan Indonesia-India hingga mencapai tingkat kemitraan strategis komprehensif," ujarnya.

"Dan juga upaya-upaya beliau terus-menerus untuk meningkatkan hubungan kerja sama antara Indonesia dan India. Juga atas dukungan beliau terhadap berbagai program dan proyek yang membantu pembangunan Indonesia," lanjut Prabowo.

Ia menjelaskan, Bintang Republik Indonesia Adipurna juga pernah dianugerahkan kepada Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru, atas kontribusinya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India serta perannya sebagai salah satu pelopor Gerakan Non-Blok.

Prabowo menilai kunjungan Modi kali ini menjadi tonggak penting dalam hubungan kedua negara.

Perluas Kerja Sama Penanggulangan Terorisme hingga Teknologi

Presiden Prabowo Subianto berjalan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi saat tiba selama kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Indonesia dan India akan memperkuat kerja sama di berbagai bidang, mulai dari politik, pertahanan, keamanan, hingga pengembangan teknologi. Kesepakatan tercapai dalam pertemuan bilateral tersebut.

"Perdana Menteri Modi dan saya telah melakukan pertemuan yang intensif dan sangat produktif, yang orientasinya ke depan mengenai sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua negara," ujar Prabowo.

Di bidang politik, Prabowo mengatakan kedua negara sepakat meningkatkan intensitas kunjungan tingkat tinggi, memperkuat koordinasi bilateral, serta memperluas kerja sama antarlembaga.

Pada sektor pertahanan dan keamanan, Indonesia dan India juga berkomitmen memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme.

"Kami juga menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme. Kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama keamanan melalui India-Indonesia Security Dialogue ketiga," ujar Prabowo.

Selain itu, kedua negara sepakat memperdalam kolaborasi di bidang teknologi untuk menghadapi tantangan keamanan lintas negara.

"Seiring dengan meningkatnya tantangan isu keamanan lintas negara, kami berkomitmen untuk memperdalam kerja sama pengembangan kapasitas di bidang teknologi baru, penanggulangan kejahatan lintas negara, serta pengembangan infrastruktur digital," ucap Prabowo.

Sepakati 15 Kerja Sama

Kendaraan Perdana Menteri India Narendra Modi saat tiba selama kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Selain kerja sama di bidang teknologi, setidaknya ada 15 kerja sama yang disepakati dalam pertemuan Prabowo dengan Modi.

Kerja sama yang disepakati di antaranya perpanjangan Nota Kesepahaman tentang kerja sama keselamatan dan keamanan maritim, Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang mineral dan teknologi untuk rantai pasok industri baja, Surat Pernyataan Kehendak (Letter of Intent) untuk konservasi dan restorasi Kompleks Candi Prambanan di Indonesia, dan penandatanganan kontrak sistem pertahanan rudal BrahMos antara BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan RI.

Lalu ada Nota Kesepahaman antara Non-Ferrous Materials Technology Development Centre, Midwest LTDs, dan PT Perusahaan Mineral Nasional, Pembentukan usaha patungan strategis antara Steel Authority of India Limited dan PT Krakatau Steel, hingga Nota Kesepahaman antara Indian Institute of Management Bangalore dan PT Intelligensi Grahatama.

Prabowo menilai kunjungan Modi kali ini menjadi tonggak penting dalam hubungan kedua negara.

"Kunjungan Perdana Menteri Modi kali ini menjadi tonggak bersejarah. Kunjungan ini merupakan cermin komitmen kedua negara untuk terus memajukan kemitraan strategis komprehensif melalui kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan," ucap Prabowo.

Modi Senang Disambut Hangat di Indonesia

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan pidatonya saat kunjungannya ke gedung Parlemen Indonesia di Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Sementara itu, Modi mengatakan tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna yang dianugerahkan Presiden Prabowo Subianto merupakan penghargaan bagi seluruh rakyat India.

"Pagi ini, dengan penuh kasih sayang dan hormat, saya dianugerahi penghargaan tertinggi dari Indonesia. Penghargaan ini adalah milik jutaan rakyat India, milik perasaan rakyat Indonesia, serta milik hubungan sejarah dan spiritual antara India dan Indonesia," kata Modi.

"Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Presiden Prabowo, pemerintah Indonesia, dan masyarakat di sini," lanjutnya.

Modi juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Presiden Prabowo dan pemerintah Indonesia selama kunjungan kenegaraannya.

"Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada sahabat saya Presiden Prabowo atas sambutannya yang hebat. Tahun lalu kami menyambut Bapak Presiden sebagai tamu dalam perayaan Hari Republik dan hari ini saya merasa sangat senang berkunjung ke Indonesia atas undangan Bapak Presiden," ujarnya.

Menurut Modi, hubungan Indonesia dan India terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir melalui penguatan kerja sama di berbagai sektor.

"Kemitraan strategis komprehensif kita disepakati tahun 2018, saat ini semakin meningkat dan kita menempuh jalan-jalan penting dalam peningkatan kerja sama di pertahanan, pembangunan, teknologi, budaya, dan juga pendidikan," ungkapnya.

Ia optimistis pertemuannya dengan Presiden Prabowo akan membuka babak baru dalam hubungan kedua negara.

Beri Resep Sukses Program Makan Siang India

Ahli gizi menyiapkan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dipan Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). Foto: Muhammad Mada/ANTARA FOTO

Narendra Modi mengatakan negaranya telah berbagi pengalaman dan solusi kepada Indonesia terkait pelaksanaan program makan siang sekolah yang telah lama diterapkan di India.

India menjalankan program Mid-Day Meal Scheme atau makan siang gratis bagi siswa sekolah. Program ini bahkan memegang rekor sebagai program makan gratis di sekolah terbesar di dunia.

Program tersebut memiliki kesamaan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintahan Prabowo.

"Kami telah berbagi solusi dengan Indonesia mengenai 'Skema Makan Siang Sekolah' (Mid-day Meal) dan 'Sistem Distribusi Publik' kami. Sekarang kami membawa kerja sama ini ke tingkat berikutnya," kata Modi dalam pernyataan pers bersama.

Menurut Modi, India dan Indonesia memiliki kesamaan prioritas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui upaya pengentasan kemiskinan.

"Bagi India dan Indonesia, mengentaskan kemiskinan dan menyalurkan manfaat skema kesejahteraan kepada warga negara adalah prioritas utama," ujarnya.

Selain itu, Modi mengatakan kedua negara juga memperkuat kerja sama di sektor kesehatan.

Di sektor pangan, India juga akan mendukung penguatan ketahanan pangan Indonesia melalui penyediaan benih gandum serta kerja sama di bidang teknologi pertanian.

Kunjungi Gedung DPR

PM India Narendra Modi, Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7). Dok Foto: Dok. Istimewa

Dalam kunjungan kenegaraan ini, Modi juga mengunjungi Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Setibanya di Gedung Nusantara IV, Modi disambut Ketua DPR Puan Maharani. Puan menghampiri Modi dan menyambutnya sebelum mengajaknya menuju area depan gedung.

Di lokasi yang sama, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menyambut kedatangan Modi. Prabowo dan Modi berjabat tangan, disusul Gibran yang juga menyalami Perdana Menteri India tersebut.

Di Kompleks Parlemen, Modi menyampaikan pidatonya. Dia mengatakan demokrasi menjadi fondasi utama yang mempererat hubungan India dan Indonesia sekaligus menjadi modal kedua negara untuk membangun masa depan bersama.

Menurutnya, meski dipisahkan ribuan kilometer, kedua negara tersebut memiliki sejarah, nilai, dan visi yang sama.

Modi menilai Indonesia dan India saat ini berada pada titik penting dalam perjalanan sejarah.

“Para anggota dewan yang terhormat, hari ini India dan Indonesia berdiri bersama di momen penting dalam sejarah. Perempat pertama abad ini telah berlalu, dan sekarang 25 tahun ke depan akan menjadi masa yang sangat penting bagi kedua bangsa kita," ungkap Modi.

Ia mengatakan kedatangannya ke Indonesia membawa optimisme terhadap masa depan hubungan bilateral. Modi meyakini kolaborasi kedua negara akan memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia.

"Hari ini di Indonesia yang sangat besar ini, saya berdiri di hadapan Anda semua, saya membawa keyakinan akan kemajuan bersama kedua negara. Saya datang dengan keyakinan bahwa bersama-sama India dan Indonesia dapat menanamkan energi baru bagi kemanusiaan," tuturnya.

Menurut Modi, apabila 1,4 miliar penduduk India dan 290 juta penduduk Indonesia melangkah bersama, dunia akan menyaksikan lahirnya sejarah baru.

“Ketika 1,4 miliar masyarakat India dan 290 juta masyarakat Indonesia melangkah maju bersama dengan upaya bersama, dunia akan menyaksikan lahirnya bab baru dalam sejarah," ucapnya.

Dapat Oleh-oleh Satu Set Angklung

Presiden Prabowo Subianto memberikan angklung ke Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto memberikan satu set angklung kepada Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi. Angklung itu diberikan sebagai oleh-oleh diplomasi.

"Di sela pertemuan, Presiden Prabowo memberikan oleh-oleh diplomasi berupa satu set angklung kepada PM Narendra Modi," kata Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, lewat akun Instagram @sekretariat.kabinet, Selasa (7/7).

Dalam video yang diunggah Teddy, Prabowo dan Modi sempat menjajal memainkan angklung tersebut.

Modi juga sempat diperdengarkan lagu 'Kuch Kuch Hota Hai' yang dibawakan menggunakan angklung.

Tak hanya itu, Modi juga sempat menjajal memainkan set angklung tersebut.

"Angklung, alat musik tradisional khas Jawa Barat, menjadi simbol persahabatan sekaligus kekayaan budaya Indonesia," tutur Teddy.

Akan Kunjungi Candi Prambanan

Warga berfoto di pintu masuk kompleks Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (22/3/2025). Foto: Anis Efizudin/ANTARA FOTO

Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, mengungkapkan salah satu agendanya di Indonesia yakni mengunjungi Candi Prambanan pada Rabu (8/7). Ia akan datang ke candi Hindu terbesar di Indonesia itu bersama Presiden Prabowo Subianto.

Rencana kunjungan itu diungkap Modi saat pidato dalam kunjungannya ke Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7). Awalnya Modi mengungkap pepatah India yang maknanya sama dengan pepatah Indonesia, yakni "tak kenal maka tak sayang".

"Karenanya kita sudah memutuskan dan bertekad untuk meningkatkan interaksi di antara masyarakat kita," ujar Modi.

Modi dan Prabowo ke Prambanan bukan sekadar untuk berkunjung. Keduanya akan meluncurkan proyek restorasi candi tersebut.

"Bersama-sama kita akan meluncurkan proyek pelestarian dan restorasi situs warisan dunia ini. India dan Indonesia berkomitmen untuk menjaga warisan yang dipercayakan kepada kita oleh sejarah," ujarnya.