Lamine Yamal dan Kylian Mbappe Pimpin Persaingan Ballon d'Or 2027

Media olahraga GOAL merilis daftar power rankings awal untuk perburuan Ballon d'Or 2027 setelah kompetisi musim baru bergulir selama tiga bulan. Dikutip dari laporan GOAL, persaingan kali ini akan difokuskan penuh pada performa di level klub, khususnya panggung Liga Champions, karena tidak adanya turnamen internasional utama.
Harry Kane yang baru saja menyabet penghargaan edisi 2026 diprediksi akan mendapat tekanan sengit untuk mempertahankan mahkotanya. Belum pernah ada pemain yang memenangi penghargaan paling bergengsi ini secara berturut-turut sejak 2021.
Favorit Utama di Barisan Terdepan Persaingan
Lamine Yamal menempati posisi puncak sebagai favorit utama untuk memenangi Ballon d'Or 2027 setelah dua kali menembus podium secara berturut-turut. Winger andalan Barcelona tersebut terus memukau publik lewat kelincahan olah bola dan dribbling yang sulit dihentikan oleh para pemain bertahan lawan.
Di posisi kedua, Kylian Mbappe terus mengincar trofi Ballon d'Or pertamanya jelang usianya yang menginjak 28 tahun. Penyerang Real Madrid sekaligus kapten tim nasional Prancis tersebut sukses membuktikan ketajamannya dengan mencetak dua gol penentu kemenangan pada laga El Clasico.
Raphinha berada di urutan ketiga setelah tampil luar biasa bersama Barcelona di La Liga maupun Liga Champions. Pemain asal Brasil ini ditempatkan sebagai penyerang tengah oleh pelatih Hansi Flick dan terbukti sangat produktif dengan torehan 16 gol sejauh musim ini.
Sang Juara Bertahan dan Para Penantang Utama
Harry Kane menghuni peringkat keempat dalam daftar persaingan saat ia berambisi menjadi pemain pertama yang mempertahankan gelar sejak Lionel Messi. Penyerang Bayern Munich berusia 33 tahun tersebut tetap tampil tajam dengan mencatatkan 16 gol dan sembilan assist pada awal musim.
Posisi kelima diisi oleh Desire Doue dari Paris Saint-Germain yang mampu bangkit dari kekecewaan akibat tidak masuk dalam daftar nominasi edisi sebelumnya. Penyerang berusia 21 tahun itu dipercaya pelatih Luis Enrique untuk menjadi andalan utama lini depan PSG setelah absennya Khvicha Kvaratskhelia.
Michael Olise menempati urutan keenam berkat konsistensi performanya bersama Bayern Munich dan tim nasional Prancis. Playmaker muda ini terus menunjukkan kapasitas tingkat dunia dengan mengemas 14 gol dan delapan assist sejauh musim berjalan.
Bintang Liga Champions dan Jagoan Premier League
Gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha, menduduki peringkat ketujuh setelah menjadi pilar penting dalam membawa klubnya mengincar three-peat di Liga Champions. Pemain asal Portugal tersebut berulang kali mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti pada laga-laga krusial melawan Manchester City dan Barcelona.
Erling Haaland berada di posisi kedelapan berkat ketajamannya mencetak 16 gol untuk Manchester City meskipun klubnya sedang menghadapi ancaman sanksi aturan keuangan. Penyerang asal Norwegia itu tetap berpotensi melangkah jauh di Liga Champions jika timnya memfokuskan tenaga pada ajang Eropa.
Declan Rice dari Arsenal berada di urutan kesembilan setelah menonjol pada laga besar melawan Bayern Munich, sementara Ousmane Dembele melengkapi posisi 10 besar. Dembele yang memenangi Ballon d'Or 2025 diharapkan segera pulih dari cedera untuk kembali memimpin lini serang Paris Saint-Germain.
