Kumparan Logo

Lisandro Martinez Minta Maaf Usai Kritik Manajemen Manchester United

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Argentina Lisandro Martinez merayakan gol kedua mereka dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Tanjung Verde di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, AS, Jumat (3/7/2026). Foto: Amanda Perobelli/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Argentina Lisandro Martinez merayakan gol kedua mereka dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Tanjung Verde di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, AS, Jumat (3/7/2026). Foto: Amanda Perobelli/REUTERS

Bek Manchester United Lisandro Martinez menyampaikan permohonan maaf resmi kepada jajaran direksi dan manajer Michael Carrick setelah sempat memicu kontroversi akibat mengkritik manajemen klub pekan ini. Langkah penyesalan tersebut diambil pemain belakang tim nasional Argentina itu usai menggelar pertemuan tertutup bersama jajaran petinggi di Old Trafford. Dikutip dari laporan Goal, diskusi intensif tersebut berhasil meredakan ketegangan yang sempat memuncak di internal tim.

Ketegangan sebelumnya meluap usai Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid dalam ajang Liga Champions. Martinez saat itu melayangkan kritik pedas terhadap kebijakan transfer klub dan secara terbuka mempertanyakan kinerja sporting director Jason Wilcox.

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Resmi Lisandro Martinez

Diskusi langsung antara Martinez, Carrick, serta dewan direksi klub akhirnya membuahkan kesepakatan bersama pada Kamis waktu setempat. Melalui pernyataan resmi yang dirilis, Martinez mengakui bahwa emosi meluap telah memengaruhinya saat berbicara kepada media usai pertandingan.

“Saya bertemu hari ini dengan dewan direksi klub dan manajer. Ini adalah dialog yang sangat positif, tempat kami saling bertukar pandangan dan berbicara secara terbuka tentang apa yang terjadi setelah pertandingan Selasa lalu,” ujar Martinez.

“Semua orang tahu saya adalah seseorang yang penuh hasrat terhadap sepak bola dan menjalankannya dengan intensitas tinggi. Rasa frustrasi akibat kekalahan mendorong saya untuk mengungkapkan perasaan pada waktu dan tempat yang mungkin tidak tepat, dan saya ingin meminta maaf untuk itu,” lanjutnya.

Komitmen Persatuan dan Fokus Tim Ke Depan

Pemain berusia 26 tahun tersebut menegaskan pentingnya menjaga kesolidan seluruh elemen klub dalam menghadapi situasi sulit. Ia menyadari bahwa tindakan emosionalnya dapat mengganggu fokus tim yang sedang berjuang bangkit dari keterpurukan.

“Klub kami berada di kondisi terbaik ketika kita semua bersatu, dan saya mengakui bahwa kata-kata saya saat itu tidak mencerminkan hal tersebut. Saya tahu bahwa setiap orang di Manchester United melakukan yang terbaik untuk mencapai ambisi bersama,” tegas Martinez.

Sumber internal Manchester United mengonfirmasi bahwa permohonan maaf tersebut murni atas inisiatif pribadi sang pemain tanpa paksaan pihak lain. Pihak klub juga memastikan segala tindakan disiplin internal bersifat rahasia dan menganggap masalah ini telah selesai sepenuhnya.

Tantangan Berat Manchester United di Liga Domestik

Kontroversi ini mencuat di tengah periode terburuk yang dialami tim dalam kompetisi Premier League selama 40 tahun terakhir. Manchester United saat ini terlempar ke posisi ke-13 klasemen sementara setelah melewati enam pertandingan awal musim ini.

Skuat asuhan Michael Carrick kini dituntut untuk segera mengalihkan fokus penuh menjelang laga krusial menghadapi Leeds United pada akhir pekan. Martinez menyatakan bahwa seluruh elemen tim kini siap melangkah maju dan berjuang bersama demi meraih kemenangan.