Mencari Meila, Gadis di Bandung yang Hilang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Meila Nurpadilah, seorang perempuan asal Bandung, dilaporkan hilang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Meila Nurpadilah, seorang perempuan asal Bandung, dilaporkan hilang. Foto: Dok. Istimewa

Perempuan bernama Meila Nurpadilah (23) asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, sudah hampir sepekan lebih hilang atau sejak Minggu (12/7). Ia diduga diculik mantan pacarnya bernama Reza (23).

Peristiwa itu bermula pada Minggu (12/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Meila berpamitan kepada ibunya untuk membeli es di sebuah kedai yang lokasinya tidak jauh dari rumah. Sebelum berangkat, korban hanya meminta uang Rp 10 ribu dan mengajak adiknya yang masih kecil untuk menemani berjalan kaki.

Adik korban, Silma (19), mengatakan salah satu adiknya yang pergi bersama Meila menceritakan bahwa setiba di kedai, mereka bertemu dengan seorang pria yang merupakan mantan pacar Meila. Pria tersebut kemudian menghampiri korban saat hendak membeli minuman.

"Adik saya cerita, awalnya Teh Amey ditarik tangannya sama laki-laki itu. Terus adik saya disuruh duduk dulu. Kata adik saya, mata Teh Amey sempat ditutup. Alasannya mau kasih hadiah ulang tahun," ujar Silma saat ditemui, Senin (20/7).

Ilustrasi Penculikan. Foto: "Peeradon payakpan"/Shutterstock

Silma mengatakan alasan tersebut membuat orang-orang di sekitar lokasi tidak menaruh rasa curiga. Bahkan, pihak kedai maupun warga sekitar mengira pria tersebut benar-benar hendak memberikan kejutan ulang tahun kepada Meila.

Setelah keluar menuju area parkir, situasi berubah. Berdasarkan cerita adik korban, Meila sempat berusaha melarikan diri hingga terjadi tarik-menarik dengan pria tersebut.

"Katanya sempat berantem di parkiran. Tapi Teh Amey enggak berani melawan terus karena diancam. Katanya kalau teriak atau banyak bicara bakal dibunuh," ungkap Silma.

Sementara itu, ibu korban, Eulis Komariah (54), mengaku dirinya langsung menuju lokasi setelah mendapat telepon dari salah seorang warga yang mengabarkan putrinya sedang bertengkar dengan seorang laki-laki di depan kedai.

Eulis Komariah, ibu dari wanita asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat yang diduga diculik oleh mantan pacarnya, Senin (20/7/2026). Foto: Abisatya Ramdhani/kumparan

"Saya langsung ke sana. Pas sampai di lokasi, tukang parkir cerita kalau awalnya dikira mereka lagi bikin kejutan ulang tahun. Soalnya mata anak saya ditutup, jadi enggak ada yang curiga," kata Eulis.

Eulis mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, setelah terjadi keributan di area parkir, korban kemudian dibawa menggunakan sepeda motor ke arah Rajamandala. Sementara adik korban ikut dibawa sebelum akhirnya dipulangkan seorang diri menggunakan ojek online pada sore harinya.

"Adiknya bilang sempat minta tolong di jalan, tapi enggak ada yang merespons. Mungkin orang mengira mereka hanya pasangan yang sedang bertengkar. Padahal setelah itu anak saya enggak pulang sampai sekarang," ujarnya.

kumparan post embed

Berbagai Cara untuk Temukan Meila

Ilustrasi orang hilang. Foto: Shutter Stock

Silma mengatakan keluarga langsung melapor ke kepolisian setelah mengetahui Meila tidak ikut pulang bersama adiknya yang diantar menggunakan ojek online.

Selain melapor ke polisi, keluarga juga berusaha mengajak masyarakat ikut membantu pencarian dengan mengunggah informasi kehilangan Meila di media sosial.

"Ya, paling berdoa, terus sama bantuan-bantuan juga kan sudah lapor-lapor juga ke polisi. Terus sudah kayak bikin postingan gitu supaya ya banyak membantu lah gitu. Kalau tahu, kalau tertera si wajahnya pasti yang nemuin tahu ini penculikan, insyaallah dibantu atau dihubungin ke nomornya," ujar Silma saat ditemui, Senin (20/7).

Menurut Silma, hingga saat ini keluarga hanya bisa menunggu perkembangan penyelidikan dari kepolisian sambil terus berharap ada masyarakat yang memberikan informasi mengenai keberadaan sang kakak.

"Berarti sekarang sudah sembilan hari," kata Silma saat ditanya mengenai lamanya Meila menghilang.

Silma mengaku keluarganya juga tidak mengetahui banyak mengenai pria yang diduga membawa Meila. Identitas terlapor baru diketahui setelah keluarga membuat laporan ke kepolisian.

"Tahunya pas sudah ke polisi aja, orang Palembang," ucapnya.

Ia berharap penyebaran informasi mengenai wajah dan identitas Meila dapat membantu mempercepat proses pencarian.

"Kalau ada yang nemuin atau tahu, mudah-mudahan dibantu, terus dihubungin ke nomor," katanya.

kumparan post embed

Sempat Curhat Masih Dikejar-kejar Mantan Pacar

Ilustrasi Penculikan. Foto: HTWE/Shutterstock

Eulis Komariah, ibu Meila Nurpadilah (23) mengungkap hubungan antara sang anak dengan mantan pacarnya yang diduga membawa lari Meila.

Berdasar cerita dari anaknya, Eulis merasa Reza terobsesi dengan Meila. Sebab, sudah setahun lamanya anaknya terus dikejar-kejar oleh Reza.

"Meila pernah cerita ke ibu. Ini cowok mengejar-ngejar setahun. Terus Ibu kan enggak menyetujui gitu kayak gimana ya," ujar Eulis, Senin (20/7).

Eulis mengaku tidak pernah mengenal sosok, sifat dan watak Reza.

"Orangnya juga belum tahu gitu, belum tahu akhlaknya gimana. Jadi Ibu teh enggak merespons sama sekali, bapak juga sama," jelas dia.

3 Bulan Pacaran

Reza dan Eulis pertama kali bertemu di tempat kerja mereka di daerah Bekasi pada tahun 2025. Mereka saling mengenal sejak masa training dan memutuskan untuk berpacaran.

"Kan teteh Amey kerja di Bekasi di pusat Bekam. Nah, dari situ sama-samaan dia masuknya mungkin. Kayak daftarnya bareng, tapi pas interview mah di sini Zoom. Nah, pas training-nya sama-sama. Tapi kerjanya mah dipisah gitu. Jadi cowoknya mah di Depok, teh Amey di Bekasi," jelas dia.

Tapi baru tiga bulan pacaran, Reza dan Meila putus. Meila lalu pulang kampung ke Bandung.

"Sudah setahun, kenalnya April, pas pacarannya Juni. Langsung pulang ke sini, baru cuma 3 bulan kerja di sana. Juli putus," kata Eulis.

kumparan post embed

Penyelidikan Polisi

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengatakan polisi telah menerima laporan tersebut. Saat ini penyelidikan tengah dilakukan untuk menemukan keberadaan korban.

"Keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cililin," ujar Gofur dalam keterangannya, Senin (20/7).

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

"Sudah kami terima laporannya dan kami melaksanakan penyelidikan," kata Gofur.

kumparan post embed

Dibawa ke Alun-alun Kota Bandung

Gofur menuturkan korban sempat dibawa oleh mantan pacarnya ke Alun-alun Kota Bandung. Hal itu terungkap berdasarkan keterangan adik korban.

"Awalnya korban bersama adiknya pergi untuk membeli minuman, namun setelah ditunggu-tunggu oleh orang tuanya, korban tak kunjung pulang," kata Gofur lewat keterangannya, Senin (20/7).

"Sekitar pukul 16.00 adik korban pulang dengan menggunakan ojek online. Kepada keluarga, adik korban menyebut bahwa korban bertemu dengan mantan pacarnya dan dibawa secara paksa ke Alun-alun Kota Bandung," lanjutnya.

kumparan post embed