Kumparan Logo

Ole Gunnar Solskjaer Bantu Melatih Klub Divisi Lima Norwegia

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer, saat pertandingan Liga Premier Manchester United vs Southampton, Senin (13/7). Foto: Pool via REUTERS/Clive Brunskill
zoom-in-whitePerbesar
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer, saat pertandingan Liga Premier Manchester United vs Southampton, Senin (13/7). Foto: Pool via REUTERS/Clive Brunskill

Ole Gunnar Solskjaer membantu proses latihan klub divisi lima asal Norwegia FCK Kristiansund pekan ini. Mantan manajer Manchester United berusia 53 tahun tersebut membagikan pengalamannya kepada tim senior dan skuad muda sembari menunggu tawaran pekerjaan permanen berikutnya.

Seperti dikutip dari laporan Goal, langkah ini diambil Solskjaer agar tetap aktif di lapangan sepak bola setelah pembicaraan mengenai kembalinya dia ke Old Trafford gagal terwujud. Klub asal kota kelahirannya tersebut baru saja menyelesaikan musim kompetisi di urutan kesembilan dari 11 tim pada strata kelima piramida sepak bola nasional Norwegia.

Pembatalan Kembalinya Solskjaer ke Old Trafford

Jajaran manajemen Manchester United sempat berkomunikasi dengan mantan penyerang mereka tersebut pada awal tahun untuk peran pelatih sementara setelah pemecatan Ruben Amorim. Namun, pihak klub akhirnya memilih menunjuk mantan asistennya, Michael Carrick, yang kemudian menandatangani kontrak permanen berdurasi dua tahun pada bulan Mei.

Meskipun saat ini membantu di tingkat akar rumput, Solskjaer menegaskan tetap terbuka untuk kembali melatih klub profesional secara penuh. “Ya, saya pikir saya mungkin akan mengambil pekerjaan baru,” ungkap Solskjaer saat ditanya mengenai masa depannya.

Solskjaer juga menanggapi peluang untuk kembali memenuhi panggilan Manchester United pada masa mendatang. “Jika Michael bekerja dengan baik selama sepuluh tahun dan memutuskan berhenti, lalu mereka bertanya apakah saya bisa menangani tim selama dua bulan, tentu saja saya tidak akan menolak,” tutur Solskjaer.

“Saya telah berada di klub itu selama 18-19 tahun, jadi tempat itu adalah bagian dari keluarga. Namun, hal tersebut bukan sesuatu yang sedang saya pikirkan saat ini,” tambahnya.

Rekam Jejak Panjang Bersama Manchester United dan Besiktas

Hubungan mendalam Solskjaer dengan raksasa Premier League tersebut bermula dari kariernya sebagai pemain pada rentang 1996 hingga 2007. Dalam kurun waktu tersebut, ia berhasil mencetak 126 gol dalam 366 pertandingan serta meraih 12 trofi utama, termasuk enam gelar liga dan keberhasilan meraih treble bersejarah pada tahun 1999.

Ia kemudian kembali ke Old Trafford sebagai pelatih caretaker pada Desember 2018 sebelum akhirnya memimpin skuad utama hingga November 2021. Selama masa kepemimpinannya, ia membawa klub finis di posisi ketiga dan kedua di liga serta menembus final Liga Europa 2021.

Setelah berpisah dengan Manchester United, juru taktik asal Norwegia ini sempat menangani klub raksasa Turki, Besiktas, hingga Agustus 2025. Dua bulan setelah memutus kerja sama dengan Besiktas, ia menerima tugas baru sebagai pengamat teknis pertandingan untuk UEFA.

Persiapan Menuju Peran Pelatih Profesional Berikutnya

Kegiatan mendampingi para pemain muda dan amatir di Kristiansund menjadi sarana positif bagi Solskjaer untuk menjaga stamina kepelatihannya di luar sorotan media. Kombinasi antara tugas analisis di UEFA dan sesi latihan di lapangan membuatnya tetap siap menyambut tantangan baru.

Solskjaer diprediksi akan mempertimbangkan berbagai tawaran resmi melatih tim utama dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu, mantan rekannya, Michael Carrick, kini fokus mengemban tugas utama untuk membangkitkan performa domestik Manchester United di Inggris.