Populer: IHSG Anjlok ke 5.975; Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan

IHSG yang anjlok ke level 5.975 menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Senin (12/10). Selain itu, karhutla yang mengganggu 1.673 penerbangan juga menjadi sorotan. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:
IHSG Anjlok 1,94% ke 5.975 di Sesi I, Ada 537 Saham Berguguran
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada perdagangan sesi I, Senin (12/10), dengan koreksi sebesar 1,94 persen atau turun 117,98 poin ke level 5.975,78. Pelemahan ini didominasi oleh penurunan 537 saham, sementara hanya 159 saham yang mencatatkan kenaikan dan 95 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan tercatat mencapai Rp 6,48 triliun dengan volume 39,19 miliar lembar saham.
Tekanan pasar saham selaras dengan pergerakan mata uang domestik. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terdepresiasi 10 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp 17.909 per dolar AS. Di tengah tren penurunan pasar modal, transaksi tertinggi dikuasai oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan nilai transaksi Rp 983,48 miliar dan volume mencapai 350,67 juta lembar saham, disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp 500,10 miliar.
Dari sisi saham top gainers, PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) memimpin kenaikan hingga 24,77 persen ke level 2.670. Sebaliknya, penurunan terdalam dialami PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) yang terperosok 14,83 persen ke level 402. Pergerakan bursa regional Asia cenderung bervariasi, di mana Nikkei 225 terkoreksi 0,02 persen, sedangkan Hang Seng melonjak 1,78 persen dan SSE Composite menguat 0,05 persen.
Kemenhub Catat Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, 907 Dibatalkan
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 1.673 penerbangan berjadwal domestik mengalami gangguan akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026. Dari total penerbangan terdampak tersebut, 907 penerbangan terpaksa dibatalkan atau ditunda demi menjaga keselamatan operasional akibat keterbatasan jarak pandang.
Maskapai Wings Air memimpin angka pembatalan dan penundaan tertinggi dengan jumlah 226 penerbangan, diikuti Super Air Jet sebanyak 158 penerbangan dan Citilink sebanyak 115 penerbangan. Di sisi lain, Citilink mencatat keterlambatan penerbangan terbanyak yaitu 357 penerbangan, disusul NAM Air dengan 212 penerbangan. Secara menyeluruh, 745 penerbangan mengalami keterlambatan, 15 penerbangan dialihkan (divert), serta 6 penerbangan kembali ke bandara asal (RTB).
Wilayah terdampak paling signifikan terkonsentrasi di sejumlah bandara utama Kalimantan, seperti Bandara Supadio Pontianak dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, serta beberapa titik di Sumatera dan Papua. Kemenhub menegaskan agar seluruh maskapai memenuhi hak-hak penumpang terdampak, mulai dari kompensasi, penjadwalan ulang, hingga pengembalian biaya tiket secara penuh (full refund) sesuai regulasi yang berlaku.
