Kumparan Logo

Populer: Pemprov DKI Padamkan Lampu Jakarta; Harga Telur Turun

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan melintas di dekat Patung Arjuna Wiwaha saat lampu padam di Jakarta, Sabtu (18/3/2023). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan melintas di dekat Patung Arjuna Wiwaha saat lampu padam di Jakarta, Sabtu (18/3/2023). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Pemadaman listrik Jakarta menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Sabtu (13/6). Selain itu, Harga Telur Turun. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:

Jakarta Malam Ini Bakal Padam Satu Jam, Ini Titik-titik Lokasinya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan kebijakan pemadaman listrik selama satu jam pada Sabtu (13/6) malam, sebagai bagian dari upaya penghematan energi dan pengurangan emisi karbon.

Aksi ini, yang berlangsung dari pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026, menargetkan sejumlah ikon ibu kota dan ruas jalan protokol, termasuk Monumen Nasional (Monas) dan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Inisiatif ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup hemat energi.

Kebijakan pemadaman listrik ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, pada Sabtu (25/4), aksi serupa berhasil mencatat penghematan konsumsi listrik signifikan, mencapai 96,91 megawatt hour (MWh).

Dampak ekonomi dari penghematan ini juga tercatat positif dengan efisiensi anggaran sebesar Rp 140,22 juta, serta kontribusi dalam menekan emisi karbon hingga 77,53 ton karbon dioksida ekuivalen (CO2e).

Langkah ini didasari oleh Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam Rangka Penghematan Energi dan Pengurangan Emisi Karbon.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menekankan bahwa partisipasi masyarakat dalam tindakan sederhana seperti mematikan lampu yang tidak terpakai secara konsisten, "dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan Jakarta," kata dia.

Harga Telur Capai Rp 26 Ribu per Kg, Pedagang Keluhkan Pembeli Sepi

Pekerja menyortir telur di sebuah kios agen telur di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (18/5/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Harga telur ayam ras di pasar tradisional Jakarta, khususnya di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur, menunjukkan tren penurunan signifikan.

Per Sabtu (13/6), harga berada di kisaran Rp 26.000 hingga Rp 29.000 per kilogram, turun dari level di atas Rp 30.000 per kilogram yang tercatat beberapa hari pasca-Lebaran Idul Adha.

Di Pasar Rawasari, Cempaka Putih, telur dibanderol Rp 26.000 hingga Rp 27.000 per kg, bahkan di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat peternak yang ditetapkan Rp 26.500 per kg.

Meskipun terjadi penurunan harga, para pedagang melaporkan adanya penurunan minat beli masyarakat.

Fenomena ini cukup kontradiktif, mengingat pedagang justru mengalami peningkatan penjualan ketika harga telur berada di level yang lebih tinggi, seperti saat mencapai Rp 31.000 hingga Rp 32.000 per kg.

Data dari laman Info Pangan Jakarta juga menunjukkan harga telur ayam ras hari ini rata-rata Rp 27.500 per kg, mengalami penurunan Rp 426 dibandingkan hari sebelumnya.

Kondisi ini menimbulkan tantangan bagi pelaku usaha di sektor peritel telur. Penurunan harga yang tidak diiringi dengan peningkatan volume penjualan mengindikasikan adanya pergeseran pola konsumsi atau daya beli masyarakat, yang perlu dianalisis lebih lanjut untuk memahami dinamika pasar telur saat ini.

instagram embed