Kumparan Logo

Real Madrid Desak Pencopotan Presiden La Liga Javier Tebas

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden La Liga, Javier Tebas (kanan).
zoom-in-whitePerbesar
Presiden La Liga, Javier Tebas (kanan).

Manajemen Real Madrid melayangkan tuntutan pencopotan terhadap Presiden La Liga Javier Tebas akibat pernyataan kontroversial sang presiden mengenai kinerja wasit derbi. Kubu Los Blancos menganggap tindakan Tebas telah mencederai integritas institusi dan tidak layak dilakukan oleh seorang pemimpin tertinggi kompetisi sepak bola Spanyol.

Perseteruan ini memuncak setelah Tebas secara terbuka menyerang saluran resmi klub, Real Madrid TV, melalui akun media sosial pribadinya. Manajemen Real Madrid menilai bahwa sang presiden liga telah menyalahgunakan wewenang institusionalnya secara berulang kali demi menyudutkan satu klub tertentu secara personal.

Tuduhan Televisi Rezim dan Sindiran Negreira

Konflik memanas ketika Tebas merespons kritik Real Madrid terhadap kepemimpinan wasit dalam laga derby Madrid. Melalui media sosial, Tebas melontarkan sindiran tajam dengan menyebut Real Madrid TV sebagai “televisi rezim” serta menuduh klub selalu mencari kambing hitam atas hasil pertandingan mereka.

Tebas menulis bahwa publik tidak lagi memercayai alasan konspirasi wasit yang terus-menerus digaungkan oleh klub ibu kota tersebut. “Saat bukan kasus Negreira, maka wasit yang disalahkan. Cukup dengan kabut ini! Alasan biasa seperti itu tidak lagi dipercaya oleh siapa pun yang memiliki akal sehat,” tulis Tebas dalam sindiran terbukanya yang memicu kemarahan jajaran direksi Real Madrid.

Reaksi Keras Real Madrid Atas Keberpihakan Tebas

Tidak tinggal diam, manajemen klub segera merilis pernyataan resmi yang menyerang balik kredibilitas Tebas secara frontal. Real Madrid menyatakan sangat prihatin karena sosok yang seharusnya melindungi kepentingan seluruh anggota liga justru memposisikan dirinya sebagai penyerang utama klub mereka.

Pihak klub menilai tindakan Tebas sangat tidak bisa diterima karena menggunakan jabatan formal untuk merusak reputasi klub di hadapan publik internasional. “Real Madrid menganggap tindakan presiden asosiasi liga Spanyol yang menggunakan posisi institusionalnya untuk terus mendiskreditkan dan menyerang Real Madrid adalah hal yang tidak dapat diterima,” tulis rilis resmi klub tersebut.

Tuntutan Reformasi Kepemimpinan di La Liga

Jajaran direksi Los Blancos menegaskan bahwa sepak bola profesional Spanyol membutuhkan reformasi kepemimpinan yang mendesak demi menjaga asas neutrality kompetisi. Mereka berargumen bahwa sikap tidak profesional dari Tebas terus merusak citra global La Liga secara keseluruhan.

Real Madrid menutup pernyataan mereka dengan seruan langsung bahwa La Liga membutuhkan sosok pemimpin baru yang memahami batasan wewenangnya dengan penuh integritas. “Kami membutuhkan seseorang yang memahami hakikat jabatannya, karena presiden La Liga bukanlah pemilik kompetisi, melainkan seorang pejabat yang mengelolanya untuk melayani klub-klub anggota. Kami butuh seseorang yang menjalankan tugas ini dengan integritas,” pungkas pernyataan keras tersebut.