Serba-serbi Prabowo di Groundbreaking Hilirisasi Nikel

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 6 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutannya sebelum meluncurkan sejumlah program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Desa Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026).  Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutannya sebelum meluncurkan sejumlah program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Desa Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik (EV) sekaligus memimpin groundbreaking ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). Program hilirisasi itu bernilai USD 10,2 miliar atau sekitar Rp 180 triliun.

Prabowo tiba sekitar pukul 14.28 WIT dengan setelan kemeja safari cokelat. Hadir mendampingi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Ekspor Perdana dan Proyek Baru

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, Prabowo bertolak ke Maluku Utara untuk meluncurkan program hilirisasi tersebut.

"Pagi-pagi sekali, Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Halmahera Tengah, Maluku Utara, untuk meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 180 triliun," ujar Teddy.

Menurut Teddy, peluncuran itu mencakup pengoperasian komersial empat proyek industri dan dimulainya pembangunan tujuh proyek industri baru.

"Presiden akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik, meresmikan pengoperasian komersial 4 proyek industri, serta memulai pembangunan 7 proyek industri baru di kawasan IWIP," jelasnya.

Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran meresmikan Groundbreaking 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai EV, di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Prabowo membuka sambutan dengan menyinggung pengelolaan kekayaan alam.

"Tuhan Yang Mahakuasa telah memberi kepada kita anugerah kekayaan alam yang sangat bernilai dan sangat besar. Tapi kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola dengan baik sehingga dapat memberi manfaat kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat dan bangsa kita," buka Prabowo.

Ia menyebut ekspor perdana baterai EV sebagai bukti hilirisasi berjalan di jalur yang benar.

"Ini adalah bukti nyata bahwa strategi hilirisasi kita benar, dan akan kita teruskan dengan sebaik-baiknya," ujar Prabowo.

Komitmen Investasi USD 27 Miliar

Prabowo mengungkapkan realisasi investasi di IWIP sudah mencapai sekitar USD 20 miliar, dengan rencana tambahan USD 7 miliar. Dengan begitu, komitmen investasi kawasan itu mencapai USD 27 miliar. Penyerapan tenaga kerja disebut sudah lebih dari 100 ribu orang.

"Realisasi investasi di kawasan IWIP, Indonesia Weda Bay Industrial Park, telah mencapai sekitar USD 20 miliar lebih, dengan rencana pengembangan investasi sebesar USD 7 miliar di saat-saat yang mendatang," ujar Prabowo.

Ia menepis pihak yang meramalkan Indonesia akan kolaps.

"Mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, kolaps, Indonesia akan kolaps, tiap bulan diramalkan kita akan kolaps, tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah!" ujar Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutannya sebelum meluncurkan sejumlah program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Desa Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyebut realisasi investasi nasional pada semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun, tumbuh 7,2 persen, dan menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja. Kontribusi hilirisasi terhadap total investasi ikut naik.

"Dalam dua tahun terakhir ini, tadinya kontribusi hilirisasi 25 persen, sudah mencapai 35 persen dari total investasi yang masuk, dan lebih dari 75 persen terealisasinya di luar Jawa," ungkapnya.

Rosan menyebut hilirisasi menyumbang hampir separuh Produk Domestik Bruto (PDB) Maluku Utara. Menurutnya, provinsi itu tak lagi sekadar daerah tambang, tetapi sudah menjadi daerah industri.

Di IWIP, kata Rosan, ada empat proyek yang sudah rampung dan segera dikomersialkan serta diekspor senilai USD 3,4 miliar atau sekitar Rp 60 triliun. Sementara itu, proyek baru senilai USD 6,8 miliar memulai peletakan batu pertama. Cakupannya mulai dari material komponen baterai, aluminium, hingga truk listrik.

Janji Jaga Investor

Prabowo juga memberi sinyal kepada para pemodal.

"Saya tegaskan komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati dan mengamankan semua investasi dari mana pun yang ditanamkan di bumi Indonesia. Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita," imbuh Prabowo.

Pemerintah juga menekankan agar pelaku industri tidak abai mengelola limbah produksi serta menjaga kualitas air dan udara demi keselamatan warga sekitar dan generasi mendatang.

"Hormati Pemimpin Sebelum Saya"

Prabowo mengatakan keberhasilan hilirisasi hari ini tak lepas dari keputusan pemerintah sebelumnya.

"Jadi, sebagaimana saya mengatakan setiap saat, keberhasilan hari ini menuju kepada keberhasilan hari esok, itu telah dimulai dari hari kemarin," kata Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutannya sebelum meluncurkan sejumlah program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Desa Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

"Kita menghormati pemerintah pendahulu, pemimpin-pemimpin sebelum saya memimpin, yang telah berani mengambil langkah-langkah pembangunan seperti ini," ujarnya.

Menurut Prabowo, pembangunan negara bukan proses singkat dan butuh kesinambungan antarpemerintahan.

"Pembangunan negara, nation building, bukan usaha yang singkat. Nation building adalah sebuah perjuangan dan perjalanan panjang. Nation building is a long march," tutur dia.

"Ini bagian dari long march itu," sambungnya.

Ia meminta capaian hari ini dijadikan energi untuk melangkah ke depan.

"Kita menarik energi dan semangat dari masa lalu, kita gerakkan semangat dan energi hari ini, untuk kita maju lebih semangat, lebih energi, di masa depan," katanya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa tantangan akan makin berat seiring dekatnya cita-cita.

"Tapi saya ingatkan pepatah pendahulu-pendahulu kita: Semakin dekat kepada cita-cita, semakin berat tantangan. Tapi kita biasa menghadapi tantangan. Kita berani menghadapi tantangan," pungkasnya.

Kelakar untuk Luhut dan Soal Indonesia Timur

Di sela sambutan, Prabowo bercanda saat menyapa hadirin. Kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, ia menyebut sang jenderal purnawirawan sebagai mantan komandannya.

"Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Jenderal TNI Purnawirawan Luhut Binsar Pandjaitan. Mantan komandan saya. Roda berputar, sekarang saya komandannya beliau," kata Prabowo yang disambut tawa hadirin.

Ia lalu menyapa Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono sebagai "menko baru".

Sejumlah pekerja menyaksikan Presiden Prabowo Subianto meluncurkan sejumlah program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Desa Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

"Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Saudara Sugiono. Menko baru. Baru berapa hari kalau tidak salah, ya? Berapa? Berapa hari? Seminggu? Sudah menyesuaikan? Kantor sudah bagus? Atau ingin kembali jadi Menlu?" ucapnya.

Prabowo mengaku semakin bersemangat tiap kali berkunjung ke Indonesia Timur.

"Rasanya kalau saya ke Indonesia Timur, saya tambah semangat. Mungkinkah karena saya juga darahnya setengah Indonesia Timur," kata Prabowo.

Ia menyebut para karyawan IWIP menyambutnya dengan wajah cerah.

"Tadi saya disambut oleh para karyawan dengan semangat, dan tampangnya semua cerah. Saya tidak melihat yang tidak cerah hari ini, Saudara-saudara sekalian," katanya.

Prabowo lalu meminta direksi IWIP dan perusahaan di kawasan itu memahami kebutuhan karyawan, yang sebagian besar berasal dari Indonesia Timur.

"Untuk direksi IWIP, direksi perusahaan-perusahaan di kawasan ini, karena saudara-saudara telah bekerja cukup lama dan karyawan saudara sebagian besar orang Indonesia Timur, pasti saudara memahami bahwa jatah makan karyawan saudara harus lebih banyak dari yang lain," ujar Prabowo.

"Karena orang Indonesia Timur makannya banyak. Betul?" lanjutnya.

Ia mengaitkannya dengan pengalamannya di militer.

"Kalau di tentara kita harus tahu, kalau anak buah dari Indonesia Timur, waduh, ransum yang 10 hari habis 9 hari. Jadi kita harus tambah," katanya.

"Tapi orang Indonesia Timur, kerjanya keras," ujar Prabowo.

Prabowo menambahkan, orang Indonesia Timur punya sifat setia.

"Orang Indonesia Timur harus hati-hati juga, Pak. Mereka ini cepet naik, tapi cepet turun lagi," katanya.

"Dan orang Indonesia Timur itu setia. Kalau hatinya sudah dipegang, dia akan setia sampai mati. Betul?" ujar Prabowo.

"Ini orang setengah Indonesia Timur soalnya yang bicara ini," lanjutnya.