Kumparan Logo

Suksesor Kilat Cristiano Ronaldo di Skuad Timnas Portugal

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha. Foto: Hamad I Mohammed/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha. Foto: Hamad I Mohammed/REUTERS

Federasi Sepak Bola Portugal mewariskan nomor punggung tujuh ikonik milik Cristiano Ronaldo kepada Rafael Leao menjelang pertandingan UEFA Nations League melawan Denmark malam ini. Langkah cepat ini diambil setelah sang kapten memutuskan untuk meninggalkan pemusatan latihan tim nasional secara mendadak.

Keputusan tersebut memicu spekulasi hangat mengenai masa depan hubungan antara sang megabintang dengan pihak federasi. Banyak pihak menilai tindakan ini sebagai sinyal tegas bahwa skuad berjuluk Selecao das Quinas tidak akan bergantung pada satu sosok saja.

Langkah Tegas Federasi Portugal

Lembar susunan pemain resmi yang dirilis UEFA mengonfirmasi bahwa Rafael Leao akan mengenakan nomor warisan tersebut di Stadion Parken, Kopenhagen. Ronaldo sendiri memilih pergi dari camp latihan setelah sempat berselisih paham menyusul konferensi pers pelatih Jorge Jesus. Penyerang Al-Nassr itu berjanji akan mengungkap alasan di balik kepergiannya pada waktu yang tepat.

Pihak federasi juga langsung mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa fokus tim tidak akan terganggu oleh absennya sang kapten. Mereka mengumumkan bahwa persiapan menghadapi Denmark dan Norwegia tetap berjalan kondusif dengan kekuatan dua puluh empat pemain yang tersisa. Staf teknis dan administratif diklaim tetap fokus penuh demi mencapai target kemenangan yang telah dicanangkan sejak awal.

Kontras Tajam dengan Kasus Lionel Messi

Keputusan kilat Portugal ini sangat kontras dengan perlakuan Federasi Sepak Bola Argentina terhadap Lionel Messi ketika sang pemain memutuskan pensiun sementara dari panggung internasional beberapa waktu lalu. Argentina memilih untuk mengosongkan nomor punggung sepuluh yang identik dengan sang megabintang sebagai bentuk penghormatan tertinggi. Mereka menolak memberikan nomor keramat tersebut kepada pemain lain sebelum laga perpisahan resmi digelar.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan komitmen tersebut dalam sebuah wawancara menjelang laga persahabatan melawan Bolivia. Ia menyatakan, “Hingga pertandingan perpisahan Leo dimainkan, kami tidak akan memberikan nomor sepuluh kepada siapa pun.” Aturan ketat ini memastikan jersey kebanggaan tersebut tetap terjaga sampai laga penghormatan melawan Benin selesai dilaksanakan.

Pesan Terselubung untuk Cristiano Ronaldo

Perbedaan perlakuan dari kedua federasi ini memicu perdebatan mengenai cara mereka menghargai para legenda hidup masing-masing. Portugal dinilai terlalu cepat mengalihkan fokus dan melupakan jasa besar pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka. Penyerahan nomor punggung tujuh kepada bintang AC Milan tersebut dianggap sebagai pesan terselubung bahwa era keemasan Ronaldo telah berakhir.

Kini publik sepak bola dunia menantikan bagaimana kelanjutan konflik internal di dalam tubuh tim nasional Portugal ini. Rafael Leao sendiri memikul tanggung jawab besar untuk membuktikan diri layak mengenakan nomor punggung paling bersejarah tersebut di lapangan hijau. Pertandingan melawan Denmark malam ini akan menjadi panggung pembuktian awal bagi sang suksesor baru.