Kumparan Logo

Syaura Salsabila, Aktris Pendatang Baru yang Bersinar di Pasukan 1000 Janda

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aktris muda Syaura Salsabila, salah satu pemain film Pasukan 1000 Janda. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Aktris muda Syaura Salsabila, salah satu pemain film Pasukan 1000 Janda. Foto: Dok. Istimewa

Aktris muda Syaura Salsabila mendapat tantangan baru melalui film Pasukan 1000 Janda. Ia memerankan Gema, putri Laksamana Malahayati, pejuang perempuan asal Aceh yang melawan penjajahan Belanda.

Untuk mendalami karakter tersebut, Syaura mempelajari dialek Aceh, mengasah emosi, serta berlatih menggunakan senapan dan pedang demi mendukung adegan pertempuran.

Ketertarikannya pada dunia akting juga mendorong Syaura rutin berlatih secara mandiri. Menurutnya, kesibukan mendalami seni peran tidak menghalanginya menekuni hobi lain.

“Saya senang terus belajar akting, termasuk berlatih secara mandiri. Di luar itu, saya juga menikmati seni bela diri dan olahraga seperti boxing, basket, berkuda, dan berenang. Bagi saya, semua aktivitas itu menjadi cara untuk terus belajar, menjaga kebugaran, dan mengembangkan diri,” ujar Syaura.

Padukan Akting dan Wastra Nusantara

Aktris muda Syaura Salsabila, salah satu pemain film Pasukan 1000 Janda. Foto: Dok. Istimewa

Syaura juga menunjukkan kecintaannya terhadap budaya Indonesia melalui busana gala premiere yang dirancang bersama Ernesto Abram dan tim, dengan mengangkat Tenun Songket Lepus Palembang sebagai elemen utama.

Kain merah bermotif Bintang Bekait dengan benang emas kristal diolah menjadi coat terusan midi berkerah asimetris, dipadukan dengan busana bernuansa merah burgundi yang menghadirkan kesan tegas dan dramatis.

Persiapan busana dilakukan selama berbulan-bulan, melibatkan desainer sepatu dan perajin lokal. Melalui kolaborasi tersebut, Syaura ingin menunjukkan bahwa wastra Nusantara dapat tampil modern tanpa kehilangan identitas budayanya.

Bagi Syaura, peran Gema bukan sekadar kesempatan mengembangkan karier, tetapi juga ruang untuk mengenal sejarah dan memperkenalkan perjuangan perempuan Indonesia kepada generasi muda melalui film.

kumparan post embed