Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Pemerintah Usut Dugaan Keracunan di Jayapura

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamendagri Ribka Haluk pastikan pemerintah turunkan tim lintas instansi bersama Badan Gizi Nasional dan Kemendagri untuk cek langsung dan evaluasi dugaan keracunan makanan yang menimpa anak sekolah di Kabupaten Jayapura, Rabu (5/8/2026). Foto: Dok. Kemendagri
zoom-in-whitePerbesar
Wamendagri Ribka Haluk pastikan pemerintah turunkan tim lintas instansi bersama Badan Gizi Nasional dan Kemendagri untuk cek langsung dan evaluasi dugaan keracunan makanan yang menimpa anak sekolah di Kabupaten Jayapura, Rabu (5/8/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyatakan pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah anak sekolah di Kabupaten Jayapura. Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan penyebab kejadian tersebut.

Ribka menegaskan, hingga saat ini informasi yang diterima masih berupa dugaan sehingga diperlukan verifikasi secara menyeluruh sebelum diambil kesimpulan. Karena itu, pemerintah akan melakukan peninjauan langsung bersama kementerian dan lembaga terkait.

“Kami akan turun ke Kabupaten Jayapura untuk mengecek secara langsung apa yang terjadi terkait dengan dugaan keracunan makanan tersebut,” ujar Ribka di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, tim yang akan turun kemungkinan terdiri atas perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta unsur terkait lainnya. Kehadiran tim lintas instansi tersebut bertujuan memperoleh fakta di lapangan sekaligus memastikan penanganan berjalan secara tepat.

“Teman-teman dari BGN yang ditugaskan oleh Kepala BGN, kemudian tim dari Kementerian Dalam Negeri dan unsur terkait akan turun untuk mengecek secara pasti,” jelasnya.

Ribka menambahkan, hasil peninjauan lapangan nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami turun dengan tujuan untuk melakukan evaluasi,” pungkasnya.