Wamensos Serahkan Bantuan Korban Gempa NTT, Kemensos Perkuat Penanganan Darurat

Wamensos Agus Jabo Priyono memastikan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diperkuat. Hingga Senin (17/8/2026), Kementerian Sosial menyiapkan dukungan indikatif senilai Rp13,21 miliar, mulai dari logistik, per makanan hingga santunan bagi korban meninggal dan luka.
Hal itu disampaikan Agus Jabo saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026).
“Kami datang untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat. Sesuai arahan Presiden Prabowo, semua unsur pemerintah harus bergerak cepat dan bekerja bersama untuk membantu masyarakat terdampak,” kata Agus Jabo.
Berdasarkan pembaruan penanganan darurat Kemensos per 17 Agustus 2026 pukul 12.11 WIB, nilai dukungan dan pergerakan logistik hingga 16 Agustus mencapai Rp5,44 miliar.
Kemensos juga menambah 48 ton beras reguler untuk Provinsi NTT dengan nilai sekitar Rp672 juta. Sementara bantuan sembako hingga 17 Agustus terealisasi secara kumulatif sebanyak 3.500 paket, termasuk tambahan 2.500 paket senilai Rp750 juta.
“Logistik terus kita dorong. Yang paling penting adalah bantuan yang dikirim segera didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap wilayah terdampak,” ujar Agus Jabo.
Untuk kebutuhan pengungsian, Kemensos juga merealisasikan bantuan 250 lembar selimut untuk Kabupaten Ngada senilai sekitar Rp50 juta.
Kemensos telah mendirikan dapur umum di tiga wilayah, yakni Manggarai, Sikka, dan Nagekeo. Selanjutnya, tiga titik tambahan direncanakan di Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Ende, sehingga total dukungan dapur umum akan menjangkau enam titik.
Untuk operasional dapur umum selama tujuh hari, Kemensos menyiapkan anggaran indikatif sekitar Rp5,16 miliar.
Selain bantuan logistik dan per makanan, Kemensos menyiapkan santunan bagi 54 korban meninggal dunia masing-masing Rp15 juta, dengan total Rp810 juta. Santunan juga direncanakan bagi 199 korban luka masing-masing Rp5 juta, dengan total Rp995 juta.
Dengan dukungan logistik, tindak lanjut penyaluran bantuan, operasional dapur umum serta rencana santunan korban, total dukungan indikatif Kemensos untuk penanganan gempa NTT mencapai Rp13.212.939.379.
Agus Jabo mengatakan Kemensos terus berkoordinasi dengan Kemenko PMK, BNPB, pemerintah daerah, TNI/Polri serta berbagai unsur terkait untuk memastikan penanganan dan bantuan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di lapangan.
“Kita akan terus hadir selama masyarakat membutuhkan. Negara harus hadir dan memastikan warga yang terdampak mendapatkan perlindungan serta bantuan yang diperlukan,” kata Agus Jabo.
