Wamensos Tinjau Bakti Sosial, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup di Muara Angke

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meninjau pelaksanaan bakti sosial, bakti kesehatan, dan bakti lingkungan hidup dalam Program “Aku Cinta Laut” Tahun Anggaran 2026 di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut tersebut berupa aksi membersihkan laut, pantai, dan lingkungan Pelabuhan Muara Angke, lalu penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako, pemberian makan gratis, serta pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Wamensos mengapresiasi langkah TNI Angkatan Laut yang menggabungkan kepedulian terhadap masyarakat dengan upaya pelestarian lingkungan pesisir dan laut.
“Sebagaimana arahan Bapak Presiden, kita semua diminta untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Hari ini, TNI Angkatan Laut telah membuktikan dan melaksanakan arahan tersebut melalui kegiatan bakti lingkungan, bakti sosial, dan bakti kesehatan,” kata Wamensos Agus Jabo.
Wamensos turut menyampaikan penghormatan kepada TNI Angkatan Laut serta seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami dari Kementerian Sosial menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kami mendukung kegiatan ini dan mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.
Pada kegiatan bakti sosial, bantuan sembako diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat. Panitia juga menyediakan makan gratis melalui dapur lapangan untuk masyarakat yang berada di sekitar Pelabuhan Perikanan Muara Angke.
Sementara itu, pada kegiatan bakti kesehatan, masyarakat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan secara gratis. Pelayanan yang disediakan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, khitanan massal, operasi ringan, serta layanan kesehatan lainnya.
Selain meninjau penyerahan bantuan dan pelayanan kesehatan, Wamensos turut melihat pelaksanaan aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan TNI Angkatan Laut, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, instansi kemaritiman, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat. Peserta dibagi ke dalam tujuh sektor pembersihan di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke.
Program “Aku Cinta Laut” juga menghadirkan edukasi pemilahan sampah bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan dampak sampah plastik terhadap ekosistem pesisir dan laut.
Selain kegiatan lingkungan dan sosial, turut ditinjau program ketahanan pangan melalui budi daya ikan menggunakan sistem bioflok. Program tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat maritim.
“Kami memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama membersihkan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir dan maritim,” kata Kasal.
Kegiatan Program “Aku Cinta Laut” di Muara Angke melibatkan sekitar 1.218 orang, yang terdiri atas undangan, panitia, peserta, dan unsur pendukung. Sebanyak 600 personel berasal dari unsur TNI Angkatan Laut, sedangkan peserta lainnya berasal dari kementerian dan lembaga, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, instansi kemaritiman, organisasi masyarakat, serta satuan pendidikan.
Sejumlah unsur yang terlibat antara lain Koarmada RI, Korps Marinir, Pushidrosal, Kodaeral III, Puspomal, Koarmada I, Kolinlamil, Kementerian Sosial, Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Keamanan Laut, Basarnas, Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Polairud, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Kecamatan Penjaringan, Kelurahan Pluit, PIMA Indonesia, serta pelajar dan taruna dari sejumlah lembaga pendidikan maritim.
