Yang Diketahui Soal Penemuan Mayat Tanpa Kaki Dalam Karung di Depok

Sesosok mayat manusia tanpa kaki ditemukan terbungkus karung, di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Kota Depok. Awalnya, warga setempat menduga, karung yang tergeletak itu berisi sampah sehingga tak curiga.
Namun, saat dibakar untuk dibersihkan, nampak potongan tubuh manusia dalam karung itu. Apa saja yang sudah diketahui terkait penemuan tersebut? Berikut kumparan rangkum.
Penyelidikan Awal Polisi
Polisi menyelidiki penemuan potongan tubuh manusia di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Jalan Kapling Depkes RT 03 RW 17, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/8).
“Personel Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok jenazah di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Jalan Kapling Depkes RT 03 RW 17, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (4/8).
Budi menjelaskan, kasus tersebut kini masih didalami.
“Selanjutnya Tim Inafis Polres Metro Depok melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut,” ujarnya.
Ciri-ciri Korban
Polisi membawa potongan tubuh tanpa kaki yang ditemukan di Depok ke Rumah Sakit Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim Inafis Polres Metro Depok melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (4/8).
Potongan tubuh tersebut diketahui dibuang dalam karung beras dan di balik plastik hitam.
“Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher, serta jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam,” jelas Budi.
Kronologi Penemuan
Polisi mengungkap kronologi penemuan mayat tanpa kaki di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Depok, Selasa (4/8).
“Pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, saksi melihat sebuah karung berada di lokasi tersebut dan mengira karung tersebut berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan,” kata Budi, Selasa (4/8).
Selang 12 hari kemudian karung itu kemudian tetap berada di lokasi hingga Selasa (4/8) sekitar pukul 15.30 WIB.
“Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher, serta jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam,” jelas Budi.
Karung Dikira Sampah
Warga sempat mengira sebuah karung yang tergeletak di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Depok, berisi sampah.
“Pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, saksi melihat sebuah karung berada di lokasi tersebut dan mengira karung tersebut berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan,” kata Budi, Selasa (4/8).
Karung tersebut baru dibakar pada Selasa (4/8) sekitar pukul 15.30 WIB oleh seorang warga yang hendak membakar sampah di lokasi.
“Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas,” ujar Budi.
Keterangan Warga
Warga di Depok menemukan potongan tubuh manusia di dalam karung.
"Sebenarnya, keluarga sudah sempat melihat karung itu, cuma melihat baru curiga ya. Jadi, mulai lihat karung itu tanggal 24, pokoknya. Dipikirin sampah," katanya.
Seorang warga bernama Al-Badlu menyebut karung itu pertama kali dilihat pada tanggal 24 Juli lalu.
"Setelah dibakar, karung kan meleleh, kelihatan badannya. Tadi yang di foto itu, kelihatan badannya. Badan gitu, lagi jadi badan, kelihatan badannya gitu. Bagian bawahnya tidak ada. Semuanya terus-terusan," ujarnya.
Dugaan Identitas Korban
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Gede Made Oka Utama menyebut mayat tanpa kaki yang ditemukan di dalam karung diduga berjenis kelamin laki-laki.
"Untuk itu, identitas korban, nanti kami akan sampaikan setelah kita mendapatkan kepastian. Informasi diduga laki-laki," ucap Made kepada wartawan, Selasa (4/8).
Kini, polisi masih mendalami berbagai dugaan, termasuk adanya luka di leher korban.
"Itu nanti akan dapat kami jawab setelah proses autopsi yang kami lakukan bersama tim dokter forensik di Rumah Sakit Kramat Jati," tutur Made.
