Kopaja Kena Tilang Dilarang Bawa Penumpang ke Puncak

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Razia gabungan Polres Bogor, PM, dan Dishub (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)
zoom-in-whitePerbesar
Razia gabungan Polres Bogor, PM, dan Dishub (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)

Satlantas Polres Bogor, bersama dengan Polisi Militer dan Dinas Perhubungan, menggelar razia gabungan di Rest Area KM 45. Razia tersebut dilaksanakan untuk memeriksa bus-bus pariwisata yang mengarah ke Puncak dan Sukabumi.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama, S.H., S.I.K., memimpin langsung proses razia gabungan tersebut, yang dilaksanakan pada Minggu (7/5) dari pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Razia gabungan antara Polres Bogor, PM, dan Dishub (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)
zoom-in-whitePerbesar
Razia gabungan antara Polres Bogor, PM, dan Dishub (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)

Dalam razia tersebut, petugas menilang 14 SIM, 7 STNK, dan sebuah kendaraan bermotor. Satu kendaraan yang ditahan adalah sebuah Mitsubishi Colt dengan pajak STNK yang mati dan dokumen KIR palsu.

Bukti dokumen uji KIR palsu. (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)
zoom-in-whitePerbesar
Bukti dokumen uji KIR palsu. (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)

Selain itu, petugas juga melarang sebuah Kopaja untuk melanjutkan perjalanan. Kopaja dengan nomor polisi B7829VM tersebut diketahui tidak memiliki rem tangan dan dinyatakan tidak laik jalan.

Kopaja yang tak laik jalan. (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)
zoom-in-whitePerbesar
Kopaja yang tak laik jalan. (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)

Razia gabungan tersebut dilaksanakan untuk menghindari adanya kecelakaan di daerah destinasi wisata, seperti Puncak dan Sukabumi. Beberapa minggu belakangan, dua kecelakaan besar terjadi di Jalur Ciloto dan Tanjakan Selarong. Belasan korban tewas akibat kecelakaan-kecelakaan tersebut.

Baca: Deretan Kecelakaan di Jalur Ciloto Akibat Rem Blong

Semua bus pariwisata diperiksa. (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)
zoom-in-whitePerbesar
Semua bus pariwisata diperiksa. (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)

Kebanyakan kasus kecelakaan tersebut disebabkan karena ketidaklaikan kendaraan yang digunakan untuk menempuh jalur Puncak yang curam, misalnya saja rem blong.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Puncak karena Bus Alami Rem Blong, 3 Orang Tewas

Razia ini dilakukan di Rest Area KM 45 (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)
zoom-in-whitePerbesar
Razia ini dilakukan di Rest Area KM 45 (Foto: Dok. Satlantas Polres Bogor)