Trump Jilat Ludah Sendiri Soal Pemakaian Hijab di Saudi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Melania Trump menerima sambutan. (Foto: Reuters/Jonathan Ernst)
zoom-in-whitePerbesar
Melania Trump menerima sambutan. (Foto: Reuters/Jonathan Ernst)

Siapalah Donald Trump bagi orang Indonesia di tahun 2015. Anda mungkin pernah mengenalnya sebagai miliarder bermulut pedas yang menjadi pemilik modal dalam acara The Apprentice --reality show-separuh ajang kompetisi bisnis yang pernah disiarkan salah satu televisi swasta Indonesia.

Maka, mungkin Anda tak pernah ingat Trump pernah berkicau demikian saat itu:

X post embed

Saat itu Trump mengecam Michelle Obama yang tak mengenakan penutup kepala ketika bertemu dengan Raja Salman. Baginya, apa yang dilakukan oleh First Lady of The United States (FLOTUS) tersebut merupakan hal yang tak pantas.

embed from external kumparan

Trump berkata bahwa pihak Arab Saudi merasa terhina akan perilaku FLOTUS tersebut. Trump bahkan menyebut, bahwa Amerika Serikat telah punya terlalu banyak musuh, sekaligus mencap apa yang dilakukan Michelle tadi bisa menimbulkan ketidaksukaan bahkan permusuhan dari masyarakat Saudi.

Tapi apa yang terjadi kini justru kebalikannya. Dalam kunjungan luar negeri pertama yang dilakukan pemerintahan Trump, Arab Saudi menjadi negara perdana yang dikunjungi. Kehadiran Trump dan Melania pun disambut langsung oleh Raja Salman. Namun yang menarik sorot media adalah penampilan FLOTUS saat bertemu Raja Salman.

X post embed

Ya, Melania Trump pun sama dengan Michelle Obama. Ia tak mengenakan penutup kepala sama sekali. Melania santai saja bersalaman dengan Raja Salman tanpa mengatakan apapun.

video youtube embed

Selain pakaian yang dikenakan oleh istrinya, netizen juga mencerca Trump karena perilakunya saat menerima penghargaan dari Raja Salman. Pada tahun 2012, Trump pernah berkicau bahwa tak seharusnya seorang presiden menunduk pada pemimpin negara lain.

X post embed

Anda sudah tahu apa yang terjadi kini. Betul, Trump --lagi-lagi-- menjilat ludahnya sendiri.

X post embed