Konten dari Pengguna

10 Cara Mengatasi Mual saat Makan Nasi dan Penyebabnya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengatasi mual saat makan nasi, foto unsplash/unsplash+
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengatasi mual saat makan nasi, foto unsplash/unsplash+

Mual yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, apalagi jika mual itu terasa ketika makan nasi. Cara mengatasi mual saat makan nasi adalah dengan konsumsi makan secara perlahan dan dalam porsi yang kecil.

Mual setelah makan dapat disebabkan oleh peningkatan asam lambung, keracunan makanan dan lainnya.

Penyebab Mual saat Makan Nasi

Ilustrasi penyebab mual saat makan nasi, foto unsplash/unsplash+

Mual saat makan bisa terjadi karena faktor-faktor tertentu, di antaranya sebagai berikut:

1. GERD

Dikutip dari buku Gangguan Kardiovaskular Dan Pencernaan, Roslinda Laiya, (2022, 153) GERD adalah suatu kondisi yang berkembang ketika ada aliran retrograde isi lambung kembali ke kerongkongan.

Kondisi ini mengakibatkan iritasi pada mulut dan kerongkongan. Adapun gejala yang muncul selain mual, yakni: muntah, nyeri perut atau nyeri ulu hati, dan terasa perih di area dada.

2. Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah gangguan yang terjadi akibat mengonsumsi asupan yang sudah terkontaminasi zat beracun atau kuman. Gangguan ini dapat memicu munculnya rasa mual selama 2 hingga 8 jam.

Adapun gejala lainnya antara lain: sakit perut, diare, perut kembung, muntah-muntah, dan lemas.

3. Alergi Makanan

Mual pada pengidap alergi makanan biasanya disertai dengan gejala lain, yakni gatal-gatal, ruam kulit dan pembengkakan di area bibir, mata serta tenggorokan.

Kondisi ini perlu mendapatkan penanganan secepatnya, karena berisiko membahayakan nyawa pengidap.

4. Kehamilan

Mual setelah makan kerap dialami oleh ibu hamil di trimester pertama kehamilan. Penyebabnya yakni meningkatnya produksi hormon estrogen yang memicu peningkatan produksi asam lambung.

5. Pola Hidup Tidak Sehat

Adapun kebiasaan yang memicu gangguan lambung, sehingga berdampak pada mual setelah makan yaitu pola hidup yang tidak sehat di antaranya merokok dan mengonsumsi alkohol.

Cara Mengatasi Mual saat Makan Nasi

Ilustrasi cara mengatasi mual saat makan, foto unsplash/Towfiqu barbhuiya

Nasi merupakan sumber karbohidrat yang sangat penting bagi tubuh, namun masih banyak jenis makanan lain yang mengandung karbohidrat. Cara mengatasi mual saat makan nasi bisa dengan mengganti nasi dengan jagung, ketela, singkong, atau gandum.

Selain mengganti nasi dengan makanan lain, berikut adalah berbagai cara mengatasi mual dan penyebabnya:

  1. Terapkan makan dengan porsi sedikit tetapi sering.

  2. Hindari langsung melakukan aktivitas fisik berat setelah makan. Beristirahat terlebih dulu dalam waktu 15 hingga 30 menit dalam posisi duduk.

  3. Hindari stres dan makan terburu-buru.

  4. Hindari makanan yang asam, pedas, berminyak serta minuman berkafein.

  5. Tidak terlalu banyak minum saat makan.

  6. Jangan langsung berbaring setelah makan dan beri jeda waktu sekitar 2 sampai 3 jam.

  7. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dan kunyah secara perlahan sampai benar-benar halus.

  8. Membatasi atau menghindari mengonsumsi minuman beralkohol.

  9. Berhenti merokok.

  10. Mengonsumsi jahe hangat.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi GERD yang Mudah Dilakukan

Itulah berbagai cara mengatasi mual saat makan nasi dan penyebabnya. Terapkan pola hidup sehat untuk menghindari mual saat makan dan hidup sehat. (glg)

Frequently Asked Question Section

Apa yang menyebabkan mual saat makan nasi?

chevron-down

Penyebabnya antara lain: GERD, keracunan makanan, alergi makanan, kehamilan, dan pola hidup tidak sehat.

Apa pengganti nasi?

chevron-down

Nasi bisa dengan mengganti nasi dengan jagung, ketela, singkong, atau gandum.