Konten dari Pengguna

10 Cara Menghemat Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 10 Cara Menghemat Listrik. Unsplash/Vadim S.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 10 Cara Menghemat Listrik. Unsplash/Vadim S.

Cara menghemat energi listrik wajib untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan perkembangan teknologi saat ini, energi listrik menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia yang paling penting.

Kesadaran dalam menghemat energi listrik perlu kita tanamkan dalam diri. Jika secara terus-menerus menggunakan energi listrik, tidak hanya tagihan bulanan yang akan membengkak, tetapi juga bisa berdampak buruk terhadap lingkungan.

10 Cara Menghemat Listrik

Ilustrasi 10 Cara Menghemat Listrik. Unsplash/Anthony Idraus.

Dikutip dari buku Kampanye Hemat Listrik terhadap Efisiensi Energi, pada Ibu Rumah Tangga yang Bekerja, Permatasari,(2018), hemat energi listrik bukan hanya sekadar menghemat biaya tagihan bulanan, tetapi krisis pasokan listrik juga dapat dicegah.

Berikut adalah 10 cara menghemat energi listrik dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mematikan Lampu yang Tidak Digunakan

Hindari untuk selalu menyalakan lampu pada malam hari, usahakan untuk menyalakan lampu seperlunya saja. Jika ingin tidur atau keluar dari ruangan tersebut, matikan lampunya.

2. Menggunakan Lampu Hemat Energi

Pengguna bisa menggunakan lampu hemat energi di rumah sebagai upaya untuk menghemat penggunaan listrik. Seperti menggunakan lampu dengan daya listrik kecil untuk lampu tidur.

3. Menggunakan AC Secukupnya

Pastikan untuk mengontrol penggunaan AC, dan gunakan AC hanya pada saat diperlukan. Pengguna bisa menggunakan ventilasi atau jendela secara maksimal. Bisa menggunakan kipas angin dengan konsumsi listrik yang lebih sedikit jika masih terasa panas dan gerah.

4. Membatasi Penggunaan Elektronik Daya Tinggi

Pengguna bisa membatasi penggunaan elektronik yang memiliki daya tinggi dengan menetapkan waktu pemakaiannya. Saat membeli barang elektronik, usahakan memilih yang kecil. Barang elektronik yang besar akan membutuhkan energi listrik yang lebih besar pula.

5. Menggunakan Kulkas Suhu Rendah

Menggunakan kulkas bersuhu rendah juga bisa menjadi salah satu solusi untuk menghemat energi listrik. Jika suhunya semakin kecil, maka semakin kecil juga energi listrik yang diperlukan.

6. Rutin Membersihkan Freezer

Batu es yang terlalu banyak di freezer bukan hanya mempersulit pengguna dalam menyimpan bahan makanan. Batu es ini juga akan membuat kulkas bekerja lebih keras dan menggunakan lebih banyak energi listrik. Usahakan untuk membersihkan freezer secara rutin.

7. Memanfaatkan Energi Alami

Pengguna bisa menggunakan tirai atau jendela yang memantulkan sinar matahari agar rumah tetap dingin di siang hari. Atau memasang insulasi di rumah agar tetap hangat di musim dingin.

8. Menghemat Penggunaan Air

Pastikan untuk tidak membuang-buang air, gunakan air dalam jumlah yang tepat misalnya saat mandi atau mencuci piring. Pengguna bisa menggunakan pengering pakaian alami, yaitu panas matahari dan angin untuk menghemat listrik.

9. Hindari Penggunaan Peralatan Masak yang Berlebihan

Pengguna bisa beralih menggunakan microwave atau rice cooker ketika memasak, karena peralatan ini lebih efisien dalam penggunaan energi dibandingkan dengan oven atau kompor gas.

10. Melepaskan Steker Listrik

Jika steker listrik atau colokan listrik sudah tidak terpakai, pengguna bisa melepaskan kabel-kabel dari setop kontak yang masih tersambung dan sudah tidak digunakan, seperti charger laptop, ponsel, dan semacamnya.

10 cara menghemat energi listrik di atas perlu diterapkan oleh setiap manusia yang bergantung pada penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari. (LA)

Baca Juga: 5 Cara Menghemat BBM untuk Meminimalisasi Pengeluaran