12 Cara Menggunakan Spektrofotometer di Laboratorium

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengukuran intensitas cahaya dalam panjang gelombang tertentu, biasanya menggunakan alat spektrofotometer dengan mengarahkan alat ke objek kaca atau kuvet. Cara menggunakan spektrofotometer bisa dipelajari ketika berada di laboratorium.
Seperti yang dikutip dari bio.libretexts.org, spektrofotometer adalah alat untuk mendeteksi keberadaan partikel penyerap cahaya yang dilarutkan ke dalam larutan, dan dipakai mengukur konsentrasi partikel tersebut.
Cara Menggunakan Spektrofotometer di Laboratorium
Simak cara menggunakan spektrofotometer di laboratorium, beserta alat dan bahannya pada ulasan berikut.
1. Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk melakukan pengukuran spektrofotometer di laboratorium, antara lain:
Spektrofotometer
Kaca atau Kuvet
Blank solution (Larutan)
Reagen Kobalt (II) klorida
Reagen Ion heksaaquacobalt (II)
Reagen Ferrocene
Reagen Kristal violet
Reagen Rose bengal
Reagen Coumarin
2. Prosedur Spektrofotometer untuk Penentuan Koefisien Penyerapan Molar
Pilih kuvet kosong dan letakkan di dalam spektrofotometer, lalu tutup penutupnya.
Klik pada tombol 0 ABS 100%T, instrumen akan memproses dengan membaca 0,00000 A.
Pilih larutan dengan konsentrasi yang diketahui dan ukur intensitas cahaya antara panjang gelombang 350 nm hingga 700 nm.
Catat panjang gelombang pada nilai absorbansi maksimum.
Hitung nilai koefisien absorpsi (intensitas cahaya) molar, dengan menggunakan persamaan ꞓ=A/cl.
3. Prosedur Spektrofotometer untuk Penentuan Konsentrasi yang Tidak Diketahui
Mengatur panjang gelombang ke nilai yang sesuai dengan absorbansi/ intensitas cahaya maksimum, antara panjang gelombang 350 nm hingga 700 nm.
Letakkan kuvet dengan larutan yang sama, tetapi pada konsentrasi yang tidak diketahui.
Baca absorbansi (intensitas cahaya) untuk panjang gelombang tersebut.
Hitung konsentrasi dengan bantuan persamaan, Molaritas = A/ꞓl.
Masukkan nilai konsentrasi yang dihitung dalam kotak yang tersedia (asukkan nilai yang benar hingga empat angka di belakang koma)
Ulangi prosedur yang sama untuk larutan kedua.
Baca Juga: Cara Mencangkok Pohon Jeruk untuk Pemula
Cara Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis
Selanjutnya, prosedur penggunaan Spektrofotometer UV-Vis, yaitu gabungan antara spektrofotometri UV dan Visible. Memakai 2 buah sumber cahaya berbeda, berupa sumber cahaya UV dan cahaya visible.
Sambungkan kabel Spektrofotometer UV-Vis ke arus listrik.
Hidupkan dengan menekan tombol on di bagian belakang alat spektrofotometer.
Diamkan alat selama ±30 menit untuk melakukan pemanasan.
Mengisi kuvet pertama dengan blanko, sedangkan aquades dan kuvet kedua diisi dengan larutan sampel. Pastikan tinggi larutan ± 3/4 dari tinggi kuvet.
Tombol Utility ditekan untuk mulai masuk ke dalam program.
Pilih menu yang tersedia, lalu tekan Initial WL dan pilih panjang gelombang.
Tekan opsi Change agar panjang gelombang berubah sesuai yang diinginkan (jika ada sampel maka gunakan panjang gelombang sesuai sampel).
Tekan tombol untuk menaikkan atau menurunkan angka panjang gelombang yang tertera pada monitor.
Tekan tombol Accept, apabila panjang gelombang sudah sesuai.
Tekan tombol Esc untuk kembali ke tampilan awal, maka panjang gelombang pada tampilan layar akan berubah.
Tekan tombol nm atau nm jika ingin menaikkan atau menurunkan angka panjang gelombang.
Bagian luar kuvet dibersihkan dengan tisu, lalu masukkan kuvet berisi aquadest ke dalam spektrofotometer, dengan arah bagian kuvet yang halus menghadap ke arah sumber sinar yang datang.
Tutup bagian penutup, dan tekan tombol Abs hingga layar akan menampilkan angka 0,000.
Blank diganti dengan sampel bahan pada posisi yang sama seperti tadi, kemudian tutup bagian penutup.
Baca hasil penyerapan pada monitor, setelah selesai kuvet dikeluarkan dan dicuci sampai bersih.
Matikan mesin spektrofotometer, dengan menekan tombol off, lalu cabut kabel dari sumber listrik.
Demikian rangkuman cara menggunakan spektrofotometer di laboratorium, sekarang pembaca tidak perlu bingung ketika akan menghitung panjang gelombang sinar atau cahaya ultraviolet. (Fiqa)
