2 Cara Menghitung Penjualan Bersih

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai pebisnis, penjual maupun pengusaha penting untuk mengetahui cara menghitung penjualan bersih, sebagai perhitungan hasil atau jumlah total penjualan yang diperoleh dari bisnisnya.
Berdasarkan informasi dari www.investopedia.com, penjualan bersih adalah jumlah penjualan kotor perusahaan dikurangi pengembalian, tunjangan dan diskonnya.
Cara Menghitung Penjualan Bersih
Tips dan Trik memberikan ulasan tentang cara menghitung penjualan bersih dalam bisnis dan contoh perhitungannya. Terdapat dua metode perhitungan penjualan bersih yaitu, sebagai berikut:
1.Perhitungan Penjualan Bersih secara Manual
Menghitung penjualan bersih secara manual adalah metode pertama yang dapat diterapkan, berarti penjual perlu mengidentifikasi nilai penjualan kotor, diskon, retur beserta tunjangan yang ada terlebih dahulu.
Selanjutnya, total penghasilan dari bisnis dijumlahkan nilainya, dan dilakukan perhitungan dengan beberapa rumus untuk menghitung penjualan bersih yang terdapat pada artikel ini.
2.Perhitungan Penjualan Bersih dengan Neraca
Metode kedua, yaitu membuat neraca atau laporan laba rugi, ditambah dengan jumlah saldo kas selama beberapa bulan, dikurangi dengan total jumlah utang yang dimiliki dalam periode bulan yang sama.
Menghitung penjualan bersih dengan neraca atau laporan laba rugi, agar mengetahui berapa jumlah total penjualan bersihnya dan penting untuk mengecek kebenaran hasil dari perhitungan, sebagai antisipasi adanya kesalahan.
Baca Juga: 4 Cara Membuat E-Toll lewat Bank
Rumus dan Contoh Perhitungan Penjualan Bersih
Menurut Aileen Ormiston, Fraser, dan Lyn M, terdapat rumus untuk menghitung penjualan bersih, di antaranya:
Penjualan bersih = Penjualan kotor – Pengembalian (Retur) – Potongan harga (Diskon)
Laba Bersih = Total Pendapatan – Total Pengeluaran
Laba Bersih = Laba Kotor – Biaya Beban
Margin Laba Bersih (%) = (Laba Bersih/Total Pendapatan) x 100
Laba Bersih = Margin Laba Bersih (%) x Total Pendapatan
Setelah membaca lima rumus untuk menghitung penjualan bersih, berikut adalah contoh studi kasus sebagai referensi:
Toko Sepatu Koko mempunyai laba kotor dari penjualan di tahun 2023 sebesar Rp 35.000.000. Laba kotornya belum dikurangi beban biaya lain, seperti:
-Pajak: Rp 3.500.000
-Biaya operasional toko: Rp 4.200.000
-Kredit pinjaman ke bank total setahun: Rp 12.000.000
Coba hitunglah laba bersih Toko Sepatu Koko selama tahun 2023.
Rp 35.000.000 – (3.500.000 + 4.200.000 + 12.000.000) = Rp 15.300.000
Jadi, laba bersih yang didapatkan oleh Toko Sepatu Koko di tahun 2023 adalah Rp 15.300.000.
Menerapkan cara menghitung penjualan bersih dalam bisnis, dapat menjadi langkah penting dalam mengatur laporan keuangan. (Fiqa)
Frequently Asked Question Section
Apa itu penjualan bersih?

Apa itu penjualan bersih?
Penjualan bersih adalah jumlah penjualan kotor perusahaan dikurangi pengembalian, tunjangan dan diskonnya.
Apa rumus margin laba bersih?

Apa rumus margin laba bersih?
Margin Laba Bersih (%) = (Laba Bersih/Total Pendapatan) x 100.
