Konten dari Pengguna

2 Cara Menulis et al pada Sitasi dan Contoh Penulisannya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Cara Menulis et al. Sumber: Unsplash/Thought Catalog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Cara Menulis et al. Sumber: Unsplash/Thought Catalog

Cara menulis et al untuk sitasi dan daftar pustaka harus dipahami penulis. Penulisan et al kerap ditemukan pada halaman daftar pustaka. Penulisan et al digunakan hanya jika suatu buku atau jurnal ditulis oleh lebih dari dua orang.

Terdapat aturan dalam penulisan et al yang perlu diketahui. Salah satunya adalah et al dapat ditulis di awal atau akhir kalimat.

Cara Menulis et al pada Sitasi

Ilustrasi untuk Cara Menulis et al. Sumber: Unsplash/Bruce Mars

Mengutip dari Sitasi Ilmiah dan Penggunaan Reference Tool Manager, Maharani, dkk (2020:25), sitasi adalah istilah atau unsur serapan dari bahasa Inggris citation. Sitasi diartikan sebagai menulis kembali informasi berupa ide, konsep, data, atau fakta dengan menyebut sumber diperolehnya informasi tersebut dan menyebut kepemilikannya.

Bagaimana cara menulis et al? “et al” ditulis dengan huruf miring. Berikut contoh penulisannya.

Identitas Sitasi Buku

  • Judul sitasi: Sitasi Ilmiah dan Penggunaan Reference Tool Manager

  • Nama penulis sitasi: Swasti Maharani, Iin Susilowati, Susilo Restu Wahyuno

  • Tahun terbit sitasi: 2020

  • Penerbit: BuatBuku.com

1. Contoh Penulisan et al di Awal Kalimat

Maharani et al (2020) mengungkapkan penggunaan sitasi atau sitiran dalam penulisan karya ilmiah tidak dapat dipisahkan.

2. Contoh Penulisan et al di Awal Kalimat

Penggunaan sitasi atau sitiran dalam penulisan karya ilmiah tidak dapat dipisahkan. (Maharani et al, 2020)

Aturan dalam Menulis Sitasi

Ilustrasi untuk Cara Menulis et al. Sumber: Unsplash/Christin Hume

Sitasi harus ditulis dengan mematuhi aturan yang berlaku. Berikut adalah aturan dalam menulis sitasi.

  1. Sitasi dapat ditulis di awal atau ditulis di akhir kutipan.

  2. Sitasi ditulis dengan mencantumkan nama belakang penulis dan disertai dengan tahun sumber kutipan diterbitkan serta isi teks yang dikutip.

  3. Apabila sitasi ditulis oleh dua orang dan masing-masing penulis mempunyai nama panjang, maka nama yang ditulis adalah nama belakang masing-masing penulis. Penulisan nama tersebut menggunakan tanda hubung ‘&’, bukan menggunakan kata ‘dan’.

  4. Jika sumber yang ditulis menggunakan bahasa Inggris dari awal hingga akhir, maka penulisan sitasi dapat menggunakan kata hubung ‘and’.

  5. Apabila sitasi ditulis oleh lebih dari dua orang, maka nama yang ditulis hanya nama yang paling awal saja dan bagian belakangnya diikuti oleh et al.

Baca juga: Cara Mengatur Margin di Word supaya Ketikan Rapi

Cara menulis et al pada sitasi dan contoh penulisannya tersebut perlu untuk dipelajari. Semoga bisa bermanfaat. (KRIS)