3 Cara Menentukan Variabel Penelitian, Lengkap dengan Jenis-jenisnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa cara menentukan variabel penelitian yang bisa diterapkan ketika membuat karya ilmiah. Secara umum, variabel penellitian merupakan objek yang akan diteliti oleh peneliti.
Menentukan variabel penelitian sangat penting karena menjadi elemen dasar dalam riset. Selain itu, akademisi juga perlu menentukan jenis variabelnya yang sesuai dalam menunjang penelitian.
Tata Cara Menentukan Variabel Penelitian
Mengutip buku Metodologi Penelitian, Muhammad Muhyi, dkk (2018), variabel merupakan konsep yang mempunyai variasi nilai dan sifatnya beragam dalam suatu jurnal atau karya ilmiah lainnya. Hal ini mengacu pada karakteristik berbeda antara satu variabel dengan variabel lainnya. Adapun cara menentukan variabel penelitian, yaitu:
1. Menentukan Masalah Utama Penelitian
Penelitian bertujuan untuk mengungkap fenomena atau permasalahan tertentu. Oleh karena itu, penting sekali memahami permasalat yang akan diteliti.
2. Mengetahui Faktor Permasalahan
Langkah berikutnya yaitu menentukan faktor permasalahan beserta dampak yang akan ditimbulkannya. Pada tahap ini, peneliti dapat menyebut segala faktor permasalahan dalam penelitian sebagai variabel bebas. Adapun dampak yang ditimbulkan bisa disebut sebagai variabel terikat.
3. Temukan Penelitian Terdahulu dan Pahami Isinya
Langkah berikutnya dalam menentukan penelitian yaitu mencari penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian yang akan dibuat. Peneliti perlu memahami topik dan permasalahan yang diangkat dengan sungguh-sungguh agar permasalahan tidak melebar ke mana-mana.
Dengan membaca penelitian terdahulu yang relevan dengan tema riset, hal ini akan lebih memudahkan jalannya penelitian untuk ke depannya. Selain sebagai referensi dan pembanding, hal ini juga dapat memudahkan dalam mengungkap permasalahan yang akan diteliti.
Jenis Variabel Penelitian
Perlu diketahui bahwa variabel penelitian dibagi menjadi berdasarkan kategori tertentu menjadi beberapa macam. Adapun jenis-jenis variabel penelitian, yakni sebagai berikut.
1. Berdasarkan Posisi
Berdasarkan posisinya, variabel penelitian dibedakan menjadi tiga jenis, yakni variabel bebas, terikat, dan kontrol. Penjelasannya, yakni sebagai berikut.
Variabel bebas: Variabel yang memengaruhi perubahan pada variabel lainnya.
Variabel terikat: Variabel yang dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang kehadirannya sebagai akibat dari kehadiran variabel bebas.
Variabel kontrol: Variabel yang dapat dikendalikan agar pengaruh variabel bebas dan terikat tidak terganggu oleh faktor-faktor di luar penelitian.
2. Berdasarkan Sifat
Berdasarkan sifatnya, variabel penelitian digolongkan menjadi dua, yakni variabel dinamis dan statis. Penjelasannya bisa disimak di bawah ini.
Variabel dinamis: Variabel yang mempunyai sifat berubah-ubah, misalnya seperti naik atau turun.
Variabel statis: Variabel yang bersifat lebih tepat dan tidak dapat berubah-ubah.
3. Berdasarkan Urgensi
Variabel penelitian berdasarkan urgensi dibedakan menjadi dua, yaknk variabel konseptual dan faktual. Adapun penjelasannya, yaitu:
Variabel konseptual: Variabel tersembunyi yang bisa diketahui melalui indikator-indikator yang ada, seperti bakat, motivasi bekerja dan lain-lain.
Variabel faktual: Variabel yang dapat dilihat melalui fakta-fakta yang telah ada dan jarang ditemukan kesalahan karena sifatnya yang faktual.
Baca juga: Cara Merumuskan Masalah dalam Sebuah Penelitian dengan Jelas
Cara menentukan variabel penelitian yang dijelaskan di atas bisa dipraktikkan untuk menulis karya ilmiah atau jenis penelitian lainnya. Dengan begitu, penelitian dapat dirancang dengan lebih valid dan kesimpulan yang dihasilkan akurat. (DLA)
