3 Cara Menghitung Luas Bangun Datar yang Mudah untuk Pelajar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak cara menghitung luas bangun datar dalam mata pelajaran matematika. Namun, tidak sedikit pelajar yang merasa kebingungan karena tidak tahu caranya.
Seperti yang dikutip dari buku Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan, Erna Yayuk dkk, (2018:2), matematika terkadang dianggap momok oleh sebagian pelajar. Padahal, matematika dapat melatih penalaran berpikir logis dan sistematis.
Salah satu pelajaran dasar matematika adalah menghitung luas bangun datar. Meskipun kelihatannya sulit jika sudah paham caranya dan rajin berlatih hal itu bukanlah materi pelajaran yang menakutkan.
3 Cara Menghitus Luas Bangun Datar
Bangun datar menjadi salah satu pelajaran matematika yang sering berhubungan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Seperti menghitung luas lapangan, diameter bola atau yang lainnya. Berikut beberapa cara menghitung luas bangun datar yang mudah untuk dipahami:
1. Cara Menghitung Luas Persegi Panjang, Jajar Genjang dan Persegi
Bangun datar persegi panjang, jajar genjang dan persegi memiliki bentuk yang hampir sama. Hanya berbeda dalam panjang pendeknya.
- Hitung Panjang dan Lebarnya
Sebenarnya, hanya persegi panjang yang memiliki panjang dan lebar. Untuk persegi, biasanya disebut dengan sisi. Sementara untuk jajar genjang, alas dan sisi miring.
Khusus jajar genjang, perlu menghitung tingginya terlebih dahulu untuk mengetahui luasnya.
- Kalikan Sisinya
Setelah mengetahui panjang dan lebar atau sisinya, langkah berikutnya adalah mengkalikannya.
Misalkan persegi panjang memiliki panjang 10 cm dan lebarnya 5 cm, maka luasnya adalah 10 x 5 sama dengan 50 cm.
2. Cara Mengitung Luas Segitiga dan Trapesium
Segitiga dan Trapesium memiliki cara hitung luas yang hampir sama. Hanya saja, trapesium memiliki sisi atap di bagian atas.
- Menghitung Alas dan Tinggi
Untuk segitiga, menghitung luasnya hanya membutuhkan alas dan tinggi, sementara trapesium harus mengetahi sisi atapnya.
- Kalikan Sesuai Rumus
Rumus yang digunakan segitiga adalah alas x tinggi dibagi 2. Misalkan suatu segitiga memiliki alas 6 cm dan tinggi 10 cm. Maka luasnya adalah 6 x 10 dibagi 2 sama dengan 30 cm.
Sementara untuk trapesium, rumusnya adalah alas ditambah sisi atap dikalikan dengan tinggi lalu dibagi 2.
3. Cara Menghitung Luas Bangun Datar Kombinasi
Jika terdapat bangun datar kombinasi, seperti persegi dan segitiga yang menjadi satu, tidak perlu khawatir. Cara menghitung luasnya adalah sebagai berikut.
Pisahkan bangun datar
Hitung masing-masing sisi atau tinggi dari setiap bangun datar
Hitung sesuai dengan rumusnya masing-masing
Tambahkan hasil dari hitungan luas semua bangun datar
Baca juga: Cara Mengubah Pecahan Desimal Menjadi Pecahan Biasa dalam Matematika
Beberapa cara menghitung luas bangun datar tadi terbilang mudah diaplikasikan apalagi jika siswa sering berlatih mengerjakan soal-soalnya. Dikarenakan pelajaran matematika lebih menitikberatkan pada praktik dan logika ketimbang teori. (nov)
