3 Cara Menghitung Tafsiran Berat Janin dengan Rumus

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung tafsiran berat janin biasanya dilakukan oleh ibu hamil, ketika usia janin memasuki minggu ke-10. Perhitungan tafsiran berat janin dapat dihitung dengan bantuan rumus Risanto, Johnson, dan Niswander.
Berdasarkan info dari www.ncbi.nlm.nih.gov, menghitung estimasi berat janin yang akurat sangat penting, karena digunakan untuk membuat keputusan tentang cara persalinan dan waktu induksi persalinan.
Cara Menghitung Tafsiran Berat Janin
Inilah cara menghitung tafsiran berat janin, rumus, dan contohnya.
1. Rumus Tafsiran Berat Janin Risanto
Menurut kajian Politeknik Kesehatan Malang, rumusan Risanto merupakan rumusan berdasarkan kajian terhadap penduduk Indonesia.
Namun, petugas kesehatan jarang menggunakan formula ini. Risanto Siswosudarmo menemukan rumus Risanto pada tahun 1990 yang didasarkan pada tinggi fundus uteri dalam bentuk persamaan garis regresi linier.
Taksiran berat janin berguna untuk memantau pertumbuhan janin dalam kandungan, sehingga digunakan untuk memperkirakan dan mendeteksi kemungkinan pertumbuhan janin yang tidak normal.
Adapun rumus dan contoh perhitungan tasfiran berat janin memakai metode Risanto, yaitu:
Rumus
TBJ = 127.6 x TFU – 931,5
Keterangan
TBJ = Taksiran Berat Janin
TFU = Tinggi Fundus Urteri
Contoh Perhitungan
TFU = 35 cm
TBJ = (35 x 125) - 880
TBJ = 3.495 gram
2. Rumus Tafsiran Berat Janin Johnson
Pengukuran tinggi fundus uteri (TFU) merupakan metode dari Johnson dan Tausack, untuk menaksirkan berat badan janin, dengan mengukur jarak antara tepi atas simfisis pubis sampai puncak fundus uteri.
Kemudian, diukur memakai pita pengukur dalam sentimeter dikurangi 11, 12, atau 13 mengikuti lengkungan uterus. Hasil yang diperoleh dikali 155, sehingga didapatkan taksiran berat badan bayi dalam gram.
Supaya lebih mudah dan paham, berikut rumus, keterangan beserta contoh perhitungan metode menaksir berat janin dari Johnson dan Tausack (1954).
Rumus
TBJ = (TFU – N) x 155
Keterangan
TBJ = Taksiran Berat Janin
TFU = Tinggi Fundus Uteri
N 13 = bila kepala belum masuk PAP
N 12 = bila kepala masih berada di atas spina ischiadika (tonjolan tulang)
N 11 = bila kepala berada di bawah spina ischiadika (tonjolan tulang)
Contoh Perhitungan
TFU = 35 cm
Jika, kepala belum melewati PAP (N 13)
TBJ = (TFU - N) x 155 gram
TBJ = (35 - 13) x 155 gram
TBJ = 3410 gram
Jika, kepala berada di atas spina ischiadika (N 12)
TBJ = (TFU - N) x 155 gram
TBJ = (35 - 12) x 155 gram
TBJ = 3565 gram
Jika, kepala berada di bawah spina ischiadika (N 11)
TBJ = (TFU - N) x 155 gram
TBJ = (35 - 11) x 155 gram
TBJ = 3.720 gram
Baca Juga: Cara Urus Akta Kelahiran dan Syaratnya, Orang Tua Wajib Tahu
3. Rumus Tafsiran Berat Janin Niswander
Rumus ketiga ditemukan Niswander dalam penelitiannya menghitung tafsiran berat badan janin. Berikut rumus dan cara menghitungnya.
Rumus
TBJ = (TFU – 13) : 3 x 453,6
Keterangan
TBJ = Taksiran Berat Janin
TFU = Tinggi Fundus Uteri
Contoh Perhitungan
TFU = 35 cm
TBJ = (35 – 13) : 3 x 453,6
TBJ = 3.326,4 gram
Demikian tiga cara menghitung tafsiran berat janin, untuk mendapat penanganan serta hasil perhitungan yang lebih akurat, setiap ibu hamil sebaiknya berkonsultasi juga dengan dokter kandungan. (Fiqa)
Frequently Asked Question Section
Apa rumus tafsiran berat janin (TBJ) Risanto?

Apa rumus tafsiran berat janin (TBJ) Risanto?
Rumus TBJ = 127.6 x TFU – 931,5 Keterangan: TBJ = Taksiran Berat Janin TFU = Tinggi Fundus Urteri
Apa rumus tafsiran berat janin (TBJ) Niswander?

Apa rumus tafsiran berat janin (TBJ) Niswander?
TBJ = (TFU – 13) : 3 x 453,6 Keterangan: TBJ = Taksiran Berat Janin TFU = Tinggi Fundus Uteri
