Konten dari Pengguna

3 Cara Menghitung Telat Haid dengan Bantuan Aplikasi

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk cara menghitung telat haid. Sumber: pexels.com/Cliff Booth
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk cara menghitung telat haid. Sumber: pexels.com/Cliff Booth

Cara menghitung telat haid perlu diketahui oleh wanita agar dapat memperkirakan kapan tanggal datang bulan selanjutnya. Selain itu, menghitung telat haid dapat membantu wanita mengetahui siklus menstruasinya normal atau tidak.

Untuk wanita yang sudah menikah dan sedang merencanakan kehamilan, menghitung telat haid dapat membantu mengetahui tanda-tanda kehamilan. Saat ini, menghitung telat haid dapat dilakukan menggunakan bantuan aplikasi kalender siklus haid.

3 Cara Menghitung Telat Haid dengan Bantuan Aplikasi Kalender Menstruasi

Ilustrasi untuk cara menghitung telat haid. Sumber: pexels.com/Karolina Grabowska

Menurut buku Mengenal Menstruasi dan Gangguannya oleh Liliek Pratiwi, M.KM., dkk. (2024: 5), siklus menstruasi yang normal dianggap memiliki durasi 21-35 hari, dengan masa menstruasi 2-8 hari, dan jumlah darah sekitar 30-80 ml per hari.

Lamanya siklus haid dihitung dari hari pertama haid sampai hari terakhir sebelum dimulainya haid bulan berikutnya. Dengan demikian, wanita dapat melihat kapan telat haid.

Untuk menghitung telat haid, wanita perlu mengetahui siklus haidnya. Oleh karena itu, penting mencatat tanggal berlangsungnya haid, dari mulai sampai berakhir haid. Tanggal haid dapat dicatat di aplikasi kalender haid.

Berikut ini cara menghitung telat haid dengan bantuan aplikasi pencatat siklus menstruasi:

1. Catat Hari Pertama Haid di Aplikasi Kalender Haid

Aplikasi kalender haid biasanya memiliki laman dengan tampilan seperti kalender. Dalam laman itu, wanita dapat mencatat atau menandai hari pertama haid hingga hari terakhir haid.

2. Hitung Periode Siklus Haid

Hitung total jumlah hari dari hari pertama hingga hari terakhir sebelum haid di bulan berikutnya dimulai. Total jumlah hari ini adalah lamanya siklus haid.

Misalnya, total hari dari tanggal haid pertama sampai tanggal haid berikutnya adalah 27 hari, berarti haid akan dialami setiap 27 hari setelah tanggal haid terakhir.

3. Lihat Jumlah Hari yang Terlewat

Selanjutnya, lihat jumlah hari yang terlewat. Dikatakan telat haid apabila setelah 27 hari belum juga mengalami menstruasi.

Baca juga: 6 Cara Memanjangkan Rambut dengan Cepat secara Alami

Itulah tiga cara menghitung telat haid dengan bantuan aplikasi kalender haid. Dengan mencatat dan menandai hari haid, wanita dapat memperkirakan kapan haid selanjutnya sehingga dapat mengetahui telat haid atau tidak. (IND)