3 Cara Pembuatan Magnet untuk Pelajar SD

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamu mendapat tugas untuk membuat magnet? Tenang saja, berikut ini beberapa cara pembuatan magnet untuk pelajar SD yang mudah untuk di ikuti.
Mengutip dari jurnal umsida.ac.id, magnet atau semberani adalah benda yang memiliki kemampuan menarik benda-benda lain yang ada di sekitarnya. Magnet memiliki sifat kemagnetan yang mampu menarik benda-benda lain yang ada di sekitarnya.
Cara Pembuatan Magnet
Berikut ini Tips dan Trik akan memberikan beberapa cara pembuatan magnet untuk pelajar SD yang mendapatkan tugas membuat magnet:
1. Cara Membuat Magnet dengan Sentuhan (Menggosok)
Magnet dapat dibuat dengan cara menggosokan sebuah kutub magnet pada sepotong besi atau baja secara berulang dan searah. Besi dan baja akan menjadi magnet, tetapi magnet aslinya akan kehilangan sifat magnetnya. Berikut langkah untuk mengubah besi menjadi magnet.
Alat dan bahan:
Satu buah besi atau baja
Satu buah magnet tetap
Langkah kerja:
Peganglah magnet tetap, lalu gosokkan ujung magnet tersebut di sepanjang permukaan batang besi.
Gosok besi tersebut dengan magnet secara satu arah dan lakukan secara berulang kurang lebih selama lima menit.
Kemudian dekatkan besi tersebut pada jarum. Jika jarum dapat ditarik, artinya besi tersebut telah menjadi magnetis.
Untuk diketahui, batang besi yang digosok dengan magnet tetap selama beberapa menit akan berubah menjadi magnet.
Baca juga: 3 Cara Membuat Magnet dengan Sederhana
2. Cara Membuat Magnet dengan Induksi
Besi atau baja non-magnet dapat berubah menjadi magnet apabila didekatkan dengan besi atau baja magnetis. Cara membuat magnet dengan pendekatan dua material dengan sifat yang berbeda ini disebut sebagai induksi magnetik. Ini caranya:
Alat dan bahan:
Satu buah magnet kuat
Satu buah statif
Satu batang besi
Beberapa buah jarum atau paku kecil
Langkah kerja:
Letakkan batang besi pada statif dengan posisi vertikal.
Letakkan beberapa buah jarum di bawah batang besi.
Letakkan magnet kuat di atas batang besi dan jepit dengan statif untuk menghindari terjadinya perubahan posisi.
Amati jarum yang berada di bawah besi. Jika jarum tersebut menempel pada batang besi, artinya besi tersebut telah mempunyai sifat kemagnetan atau magnetis.
3. Cara Membuat Magnet dengan Elektromagnetik
Selain kedua cara di atas, magnet juga dapat dibuat dengan cara mengalirkan arus listrik searah atau direct current (DC) melalui sebuah penghantar. Arus listrik searah dapat diganti dengan arus listrik bolak balik atau alternating current (AC) bertegangan rendah.
Sumber listrik dengan arus AC bertegangan normal atau tinggi tidak dapat mengubah penghantar tersebut menjadi magnetis. Berikut cara membuat magnet dengan cara elektromagnetik:
Alat dan bahan:
Satu buah paku besi dengan panjang 5 cm
Dua buah baterai segala ukuran (boleh ukuran AAA, AA, C, atau D)
Kabel kumparan atau kawat besi
Beberapa buah jarum
Gunting
Langkah kerja:
Lilitkan kabel kumparan atau kawat besi pada paku besi.
Kupas kedua ujung kabel kumparan atau kawat besi tersebut menggunakan gunting.
Hubungkan kedua ujung kabel dengan kutub positif dan negatif baterai.
Dekatkan jarum-jarum dengan paku besi yang telah dililit.
Kemudian lakukan pengamatan. Ketika sudah menjadi magnet, paku besi tersebut akan menarik jarum-jarum yang berada di dekatnya.
Demikian beberapa cara pembuatan magnet untuk pelajar SD yang mendapatkan tugas membuat magnet. Ikuti beberapa langkah di atas, agar berhasil, ya! (Eko)
Frequently Asked Question Section
Apa itu magnet?

Apa itu magnet?
Magnet atau semberani adalah benda yang memiliki kemampuan menarik benda-benda lain yang ada di sekitarnya.
Apa saja alat untuk membuat magnet dengan induksi?

Apa saja alat untuk membuat magnet dengan induksi?
Satu magnet kuat, satu statif, satu batang besi, dan beberapa jarum atau paku kecil.
