Konten dari Pengguna

4 Cara Menulis Nama di Undangan sesuai Etika

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menulis Nama di Undangan  Sumber Unsplash/Ephe N
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menulis Nama di Undangan Sumber Unsplash/Ephe N

Salah satu kunci keberhasilan suatu acara berawal dari undangan yang diberikan. Cara menulis nama di undangan perlu diperhatikan agar sesuai dengan etika yang berlaku.

Berdasarkan buku Desain Undangan Seremonial, Derry Iswidharmanjaya (2007:1), undangan adalah pesan kepada orang lain untuk menghadiri acara tertentu. Jenis undangan yaitu undangan pernikahan, ulang tahun, perpisahan, syukuran, pertemuan, dan lainnya.

4 Cara Menulis Nama di Undangan yang Perlu Diketahui

Ilustrasi Cara Menulis Nama di Undangan, Sumber Unsplash/Mediamodifier

Mengetahui penulisan nama di undangan dengan tepat merupakan bentuk penghargaan kepada tamu undangan. Berikut adalah 4 cara menulis nama di undangan yang tepat.

1. Nama Lengkap

Tulis nama lengkap tamu undangan, terutama pada acara formal. Menulis nama lengkap juga akan menghindari kesalahan dalam penerima undangan.

2. Gelar

Gunakan gelar yang sesuai, seperti Bapak, Ibu, Tuan, Nona, dan Nyonya jika itu adalah kebiasaan yang diikuti dalam budaya setempat. Hal ini juga berlaku untuk gelar akademik atau profesional, serta gelar kehormatan atau adat yang dimiliki.

3. Ejaan

Pastikan nama dan gelar setiap tamu undangan dieja dengan benar. Hal ini mungkin terdengar sepele, akan tetapi kesalahan ejaan bisa menjadi masalah besar.

4. Tamu Undangan

Jika pasangan atau keluarga tamu juga diundang, tulis pasangan dan keluarga pada undangan. Pastikan untuk menambahkan kata penghubung yang tepat seperti “dan”, atau “&”, sebelum menulis pasangan dan keluarga.

3 Jenis Undangan yang Menarik Disimak

Ilustrasi Cara Menulis Nama di Undangan, Sumber Unsplash/ISKRA Photography

Jenis-jenis undangan dapat dibedakan berdasarkan acaranya. Dikutip dari buku Desain Grafis: Teori dan Praktek, Tonni Limbong (2022:191), berikut adalah 3 jenis undangan yang menarik untuk disimak.

1. Undangan Formal

Undangan formal adalah undangan yang mengatasnamakan instansi, organisasi atau kedinasan. Jenis undangan ini umumnya dipergunakan untuk acara-acara kedinasan ataupun bersifat struktural.

2. Undangan Semi Formal

Undangan semi formal adalah undangan yang mengatasnamakan perorangan untuk kepentingan perorangan, meskipun kadang-kadang acara yang dilaksanakan adalah acara resmi personal.

Misalnya undangan acara resmi adat yang diberikan oleh seseorang kepada pemangku adat untuk melakukan acara yang bersifat sakral, dan menjadi budaya di dalam masyarakat setempat.

3. Undangan Non Formal

Undangan non formal adalah undangan yang mengatasnamakan perorangan untuk kepentingan perorangan atau kelompok. Undangan jenis ini biasanya digunakan dalam acara pribadi yang bersifat santai dan kekeluargaan.

Baca juga: 3 Cara Buat Undangan Online agar Hemat Biaya

Undangan adalah pesan yang meminta penerima untuk menghadiri suatu acara. Cara menulis nama di undangan perlu diketahui sebagai bentuk menghargai para tamu undangan.(DK)