5 Cara Memainkan Gendang Berdasarkan Jenisnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjadi warisan budaya sekaligus alat musik tradisional dari Indonesia, Gendang seringkali dimainkan untuk mengiringi tarian, terutama untuk mengatur tempo. Bagaimana cara memainkan gendang sesuai jenisnya dan asal usulnya?
Berdasarkan buku, Ensiklopedi Seni Dan Budaya 2: Alat Musik Tradisional oleh Sugiarto (2016), alat musik gendang atau kendang ini merupakan salah satu alat musik tradisional yang hampir terdapat di seluruh pelosok nusantara.
Jenis-Jenis Alat Musik Gendang
Tips dan Trik menjabarkan cara memainkan gendang beserta asal usul dan jenisnya, sebagai tambahan informasi untukmu.
1. Gendang Jawa Tengah
Seringkali permainan gamelan di daerah Jawa Tengah, dalam karawitan Jawa memakai iringan alat musik gendang. Nantinya menjadi pamurba atau pemimpin irama, sehingga dapat mengatur cepat lambatnya irama pembuka dan penutup gendhing.
Di Yogyakarta, Surakarta atau Solo, gendang termasuk memiliki beragam ukuran dan fungsi, antara lain gendang wayangan dipakai dalam pertunjukan wayang kulit, gendang ageng berukuran besar, gendang ketipung ukuran kecil dan gendang ciblon menghasilkan nada.
2. Gendang Nobat
Gendang Nobat diambil dari kata Persia Nau berarti sembilan, dan bat, yang artinya alat musik yang dianggap sakral, setiap lagunya tidak boleh asal dimainkan. Gendang Nobat berasal dari Melayu, hanya dimainkan khusus saat acara atau pertunjukan untuk keluarga kerajaan.
3. Gendang Sunda
Selain di Jawa Tengah dan Melayu, kamu dapat menjumpai alat musik Gendang di Jawa Barat, yaitu Sunda. Biasanya disebut kendang atau gendang.
Terdapat dua ukuran, yaitu kendang indung dengan ukuran paling besar dan kendang kulanter/kendang anak yang berukuran paling kecil. Keduanya terbuta dari kayu pohon asem atau kayu nangka.
Di Jawa Barat kedang berfungsi mengiringi tarian Jaipongan disebut kendang jaipongan, kendang kliningan untuk penampilan kesenian Kliningan dan kendang ketuk tilu pengiring tarian Ketuk Tilu.
Baca Juga: 5 Cara Menanam Tomat dalam Pot
4. Gendang Beleq
Berasal dari Bahasa Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), kata beleq memiliki arti besar, sehingga bentuk kendangnya juga besar.
Dahulu Gendang Beleq dipakai untuk penyemangat prajurit yang akan berjuang di medan perang. Namun, sekarang untuk mengiringi tarian dan acara kesenian, hiburan masyarakat sampai perlombaan budaya.
5. Gendang Silat
Gendang Silat dibuat dari kayu, rotan, dan kulit binatang. Gendang dengan kepala ganda yang berasal dari Riau, seringkali digunakan untuk mengatur irama dalam mengiringi suatu lagu.
Teknik Memainkan Gendang
Kamu mungkin penasaran bagaimana caranya memainkan Gendang, setelah mengetahui jenis-jenisnya. Dikutip dari buku Teknik Permainan Kendang Tunggal pada Gamelan Bali, Pryatna dan Sudirga (2021), cara memainkan Gendang cukup mudah, yaitu:
Kamu dapat memainkan gendang dengan dipukul atau ditabuh.
Gunakan alat khusus untuk memukul gendang, atau langsung dengan tangan pemain.
Sesuaikan pukulan dengan tempo, nada dan instrumen dari lagu.
Demikian lima jenis alat musik gendang dari berbagai daerah di Indonesia, lengkap dengan cara memainkan gendang. (Fiqa)
Frequently Asked Question Section
Apa itu Gendang Nobat?

Apa itu Gendang Nobat?
Gendang Nobat diambil dari kata Persia Nau berarti sembilan, dan bat, yang artinya alat musik yang dianggap sakral, setiap lagunya tidak boleh asal dimainkan.
Apa manfaat Gendang Sunda?

Apa manfaat Gendang Sunda?
Di Jawa Barat kedang berfungsi mengiringi tarian Jaipongan disebut kendang jaipongan, kendang kliningan untuk penampilan kesenian Kliningan dan kendang ketuk tilu pengiring tarian Ketuk Tilu.
