5 Cara Membuat Bonsai untuk Memperindah Rumah

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bonsai adalah seni memangkas tanaman kecil menjadi bentuk yang indah. Bagi pemula, tentu harus banyak belajar tentang cara membuat bonsai secara tepat agar tumbuh subur.
Biasanya, bonsai dijadikan hiasan baik di dalam atau luar ruangan. Selain digunakan sebagai hiasan rumah, seni tanaman hias yang berasal dari Jepang memiliki makna filosofis yang dalam. Pembuatannya mengajarkan mengenai kesabaran dan ketekunan.
5 Cara Membuat Bonsai untuk Memperindah Rumah
Inilah beberapa cara membuat bonsai untuk memperindah rumah, mengutip dari laman wikihow.com:
1. Memilih Bibit Tanaman yang Tepat
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih bibit tanaman untuk bonsai. Tanaman yang dipilih harus memenuhi kriteria-kriteria berikut ini:
Berasal dari tanaman dikotil
Tanamannya memiliki umur panjang
Memiliki daya tahan tinggi di berbagai kondisi
Bentuknya indah secara alami
Bisa bertahan menghadapi detraining.
Sebagai catatan, beberapa tanaman monokotil pun bisa di ubah menjadi bonsai. Misalnya seperti bibit kelapa, bambu, semak, dan perdu.
2. Memilih Media Tanam yang Tepat
Wadah tanah bonsai biasanya merupakan pot tipis dan kecil. Akibatnya media tanam dan pasokan nutrisi tanaman pun menjadi terbatas. Oleh sebab itu, penghobi bonsai harus memilih media tanam yang mengandung nutrisi dan bahan mineral tinggi.
Tujuannya agar tanaman dapat tumbuh dengan baik meski ruang tumbuhnya terbatas. Pilihan media tanamnya sendiri terdiri dari pasir, tanah gunung, dan tanah merah.
Kemudian tambahkan humus, kompos, dan pupuk kandang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bonsai.
3. Pot Terbaik untuk Menanam Bonsai
Untuk pot, sebaiknya gunakan yang berbentuk baki serta memiliki lubang pembuangan air. Lalu isi pot dengan empat lapis medium tanam, urutannya adalah sebagai berikut:
Batu yang kedap air di dasar pot
Campuran tanah dan bebatuan kecil di lapisan berikutnya
Lapisan tanah lunak atau pasir untuk memudahkan aliran air keluar dari pot
Tanah bersifat cerul, penuh humus, dan subur setebal maksimal 35 cm di bagian atas pot
4. Penanaman dan Pemeliharaan
Langkah selanjutnya adalah menanam bakal bonsai di pot tanaman. Cukup tancapkan batang bakalan di tengah pot, lalu siram dengan menggunakan sprayer yang halus. Pastikan air yang di gunakan bersih, tidak berlumpur, dan netral (tawar).
Apabila air mulai mengalir ke luar dari bawah pot, hentikan penyiraman dan simpan pot di lokasi yang teduh. Agar bibitnya lebih cepat tumbuh, tutup tanaman menggunakan plastik transparan selama awal pertumbuhan.
5. Perawatan dan Pembentukan Tanaman Bonsai
Bakal bonsai yang sudah siap dibentuk adalah yang akarnya sudah tidak tergoyahkan. Gunakan kawat kuningan dan tali rafia untuk mengatur arah tumbuhnya.
Konsepnya kurang lebih sama seperti ketika menggiring pertumbuhan tanaman rambat. Hanya saja tekanan yang diberikan harus sedikit lebih kuat karena batang tanaman cenderung keras.
Selain itu, harus rutin memangkas dan memetik titik tumbuh yang tidak diinginkan. Caranya, potong dahan atau ranting sedekat mungkin dengan kuntum yang tampak sehat tutup lukanya yang besar dengan parafin.
Lalu lilit dahan-dahan yang memanjang menggunakan kawat selama pertumbuhan baru. Namun ingat, membentuk tanaman ini membutuhkan waktu lama sehingga harus benar-benar sabar.
Itulah cara membuat bonsai untuk memperindah rumah yang bisa diterapkan, semoga bermanfaat. (Bay)
Baca Juga: 4 Cara Mencangkok Tanaman yang Baik dan Benar
