5 Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dan Contohnya dalam Akuntansi

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam setiap proses akuntansi, jurnal penyesuaian menjadi salah satu hal yang penting untuk dibuat dengan teliti. Maka, cara membuat jurnal penyesuaian merupakan hal yang perlu diperhatikan.
Proses ini akhir periode pelaporan keuangan. Jurnal penyesuaian digunakan untuk memperbaiki dan menyesuaikan catatan keuangan agar mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya.
Cara Membuat Jurnal Penyesuaian
Mengutip dari laman investopedia.com, berikut beberapa cara membuat jurnal penyesuaian yang dapat diikuti dari tahap ke tahap.
1. Pendapatan yang Diterima di Muka
Pendapatan yang diterima di muka merujuk pada situasi di mana perusahaan menerima pembayaran dari pelanggan sebelum barang atau layanan dikirim atau diberikan.
Untuk membuat jurnal penyesuaian untuk pendapatan yang diterima di muka, maka perlu mengakui pendapatan yang sebenarnya terjadi pada periode berjalan.
Identifikasi pendapatan yang telah diterima di muka dan belum diakui sebagai pendapatan pada periode berjalan. Debit akun Pendapatan yang Diterima di Muka. Kredit akun Pendapatan.
2. Beban yang Dibayar di Muka
Beban yang dibayar di muka terjadi ketika perusahaan telah membayar biaya atau pengeluaran tertentu di muka, tetapi belum memperoleh manfaat atau layanan yang sesuai pada periode berjalan.
Identifikasi beban yang telah dibayar di muka dan belum diakui sebagai beban pada periode berjalan. Debit akun Beban. Kredit akun Beban yang Dibayar di Muka.
3. Pendapatan yang Diterima di Muka
Penyusutan adalah proses mengakui pengurangan nilai aset tetap seiring berjalannya waktu. Dalam jurnal penyesuaian untuk penyusutan aset tetap, perlu mengakui biaya penyusutan sebagai beban pada periode berjalan dan mengurangi nilai aset tetap.
Hitung jumlah penyusutan aset tetap berdasarkan metode yang digunakan (misalnya, metode garis lurus). Debit akun Beban Penyusutan. Kredit akun Akumulasi Penyusutan.
4. Penyesuaian Persediaan Barang Dagang
Dalam penjualan barang dagang, perusahaan harus mengakui biaya persediaan yang telah terjual pada periode berjalan.
Lakukan penyesuaian persediaan barang dagang berdasarkan metode yang digunakan (misalnya, metode FIFO atau LIFO). Debit akun Beban Persediaan. Kredit akun Persediaan Barang Dagang.
5. Pendapatan yang Belum Direkam
Dalam penjualan barang dagang, perusahaan harus mengakui biaya persediaan yang telah terjual pada periode berjalan. Identifikasi pendapatan yang telah diperoleh tetapi belum direkam sebagai pendapatan pada periode berjalan. Debit akun Pendapatan. Kredit akun Pendapatan yang Belum Direkam.
Contoh Jurnal Penyesuaian dalam Akuntansi
Setelah mengetahui cara membuat jurnal penyesuaian, berikut adalah beberapa contoh jurnal penyesuaian dalam Akuntansi.
1. Penyesuaian Pendapatan yang Diterima di Muka:
Debit Pendapatan yang Diterima di Muka.
Kredit Pendapatan.
2. Penyesuaian Beban yang Dibayar di Muka
Debit Beban.
Kredit Beban yang Dibayar di Muka.
3. Penyesuaian Penyusutan Aset Tetap
Debit Beban Penyusutan.
Kredit Akumulasi Penyusutan.
4. Penyesuaian Persediaan Barang Dagang
Debit Beban Persediaan.
Kredit Persediaan Barang Dagang.
5. Penyesuaian Pendapatan yang Belum Direkam:
Debit Pendapatan.
Kredit Pendapatan yang Belum Direkam.
Baca Juga: Cara Membuat Jurnal Umum dan Contohnya dalam Akuntansi
Jurnal penyesuaian memiliki peran penting dalam akuntansi. Beberapa cara di atas diharapkan dapat memberikan gambaran tentang jurnal penyesuaian
Dari cara membuat jurnal penyesuaian di atas, dapat dijadikan pedoman dalam membuat dan memahaminya sendiri. (aww)
Frequently Asked Question Section
Apa manfaat jurnal penyesuaian?

Apa manfaat jurnal penyesuaian?
Jurnal penyesuaian digunakan untuk memperbaiki dan menyesuaikan catatan keuangan agar mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya.
Apa itu penyusutan dalam akuntansi?

Apa itu penyusutan dalam akuntansi?
Penyusutan adalah proses mengakui pengurangan nilai aset tetap seiring berjalannya waktu.
