5 Cara Membuat Portofolio Profesional yang Menarik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika bekerja dalam profesi industri kreatif seperti content creator, copywriter, desain grafis dan ilustrator, terkadang perlu portofolio untuk rangkuman dari pengalaman dan skill kerja. Simak cara membuat portofolio untuk pekerjaan di bidang kreatif lewat ulasan ini.
Mengutip dari (clarke.ed), portofolio merupakan kompilasi materi baik dalam bidang akademis dan profesional yang menunjukkan keyakinan, keterampilan, kualifikasi, pendidikan, pelatihan dan pengalaman Anda.
Cara Membuat Portofolio Profesional
Bagi Anda yang sedang menyusun portofolio untuk pekerja kreatif, Tips dan Trik merangkum cara membuat portofolio sebagai bahan referensi.
1.Tentukan Skill dan Pekerjaan
Tahap paling dasar sebelum Anda mulai menyusun portofolio, coba cari keterampilan atau skill yang dikuasai, jika ingin mempelajari skill baru bisa dengan mengambil kursus online maupun offline.
Keterampilan yang sudah dikuasai nantinya akan mempengaruhi keputusan Anda, untuk mengambil pekerjaan yang diinginkan, di bawah ini beberapa pekerjaan dalam industri kreatif:
Content Creator/Writer
Video/Music Editor
Animator
YouTuber
Penerjemah
Desainer Grafis
Desainer Interior
Desainer Website
2.Perkenalan Diri
Pada halaman awal portofolio letakan judul atau jenis pekerjaan, misalnya Portofolio Desain Grafis, Content Writer dan sebagainya. Selanjutnya, perkenalkan diri Anda mulai dari nama, pengalaman dan alasan kenapa Anda tertarik dalam pekerjaan tersebut.
3.Menampilkan Skill
Langkah selanjutnya menambahkan hard skill, sesuai dengan tema portofolio yang Anda buat. Misalnya, pada Desain Grafis tampilkan beberapa aplikasi yang sering Anda pakai untuk membuat desain.
Baca Juga: 2 Cara Daftar BRI Mobile atau BriMo di HP
4.Pengalaman dan Karya
Ketika membuat portofolio penting untuk menampilkan pengalaman yang kamu miliki, berupa hasil karya, pekerjaan maupun projek yang pernah dilakukan.
Apabila Anda seorang content creator yang membuat desain untuk media sosial orang lain, coba masukkan hasil karya pada media sosial itu. Namun, jika belum memiliki pengalaman, coba masukkan beberapa karya pribadi yang Anda pernah buat.
5.Memasukan Kontak
Kontak berfungsi agar perekrut tahu di mana harus menghubungi Anda, misalnya dengan menambahkan kata-kata Let's Connect Together atau Contact Me, lalu masukkan alamat email/LinkedIn, username media sosial dan nomor WA.
Itulah ulasan lima tahapan atau cara membuat portofolio secara profesional, sehingga lebih menarik ketika menampilkan hasil karya, pengalaman dan keterampilan yang Anda miliki. (Fiqa)
