Konten dari Pengguna

5 Cara Menghadapi Bullying di Sekolah dengan Tepat

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

cara menghadapi bullying di sekolah, sumber Photo by RDNE Stock project
zoom-in-whitePerbesar
cara menghadapi bullying di sekolah, sumber Photo by RDNE Stock project

Cara menghadapi bullying di sekolah, salah satu hal penting yang perlu diketahui agar tindakan bullying di sekolah tidak terjadi kembali.

Dikutip dari buku Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Dalam Masa Pandemi Covid-19, Ida Zulaeha, dkk (2021: 55), perundungan adalah suatu perilaku yang agresif, dilakukan secara sengaja dan berulang-ulang untuk menyerang seseorang yang dianggap lemah.

Tindakan perundungan atau bullying di sekolah maupun di rumah tidak hanya berupa kekerasan fisik saja tetapi dapat berupa kekerasan verbal.

5 Cara Menghadapi Bullying di Sekolah

ilustrasi 5 Cara Menghadapi Bullying di Sekolah dengan Tepat. Unsplash/Alexis Brown.

Jika perundungan terjadi di sekolah, sebagai seorang murid perlu mengetahui bagaimana cara menghadapi bullying tersebut seperti berikut.

1. Lawan dengan Tegas

Jika merasa mampu mengatasi, maka atasi saja dengan sikap yang berani dan tegas. Korban bully yang berani melawan akan membuat pelaku berpikir dua kali untuk berbuat lagi.

Biasanya, ketika korban bully melakukan perlawanan, maka pelaku akan berhenti dengan sendirinya.

2. Menjalin Pertemanan dengan Banyak Orang

Cara menghadapi bullying adalah menjalin pertemanan dengan banyak orang. Pastikan bahwa circle pertemanan ini sehat dan tidak suka melakukan bully. Ketika korban bullying memiliki banyak teman, maka pelaku bully akan berpikir dua kali untuk menindasnya.

3. Beri Tahu Orang Dewasa

Jika bullying terjadi secara fisik dan berada dalam bahaya, segera berbicara dengan orang dewasa terpercaya. Jika pernah memberi tahu orang dewasa sebelumnya dan tidak ada respons, beri tahu orang lain.

Beri tahu apa yang sebenarnya terjadi, siapa yang melakukan intimidasi, di mana dan kapan itu terjadi, sudah berapa lama hal itu terjadi, dan bagaimana perasaan yang dirasakan saat ini.

4. Menunjukkan Prestasi

Seseorang yang melakukan bullying biasanya karena rasa iri maupun dengki. Sebagian besar korban bullying pasti memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh orang yang menindasnya.

Yang harus dilakukan oleh para korban bullying adalah tak ragu menunjukkan prestasinya, entah itu di sekolah maupun lingkungan kerja. Semakin lama si pelaku bully akan mundur dengan sendirinya karena merasa korbannya tidak terkalahkan.

5. Laporkan pada Lembaga Perlindungan

Bila perundungan atau bullying sudah semakin parah, siswa beserta orang tua dapat meminta pertolongan pada lembaga perlindungan.

Dalam hal ini siswa, orang tua dan guru dapat meminta bantuan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) atau lembaga sejenis untuk mendapatkan pertolongan.

Dalam rangka cara menghadapi bullying di sekolah, tentunya perlu dilakukan kerja sama antara pihak sekolah seperti guru, staf beserta orang tua siswa.(hen)

Baca Juga : Cara Buat Surat Izin Sekolah karena Sakit dan Contohnya