Konten dari Pengguna

5 Cara Menulis Cerita Pendek Fiksi untuk Penulis Pemula

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menulis Cerita Pendek. Sumber: Unsplash/Unseen.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menulis Cerita Pendek. Sumber: Unsplash/Unseen.

Cerpen adalah karangan pendek yang terdiri tidak lebih dari 10.000 kata. Penulisan cerpen dibuat berdasarkan imajinasi dan pengalaman dari penulisnya. Jika penulis tertarik membuat cerita fiksi, tersedia cara menulis cerita pendek fiksi berserta aturannya.

Mengutip dari Panduan Menulis Cerpen, oleh A Wan Bong, cerpen ditulis untuk menyampaikan pesan di balik cerita itu sendiri. Pesan tentang kepedulian, pesan tentang cinta kasih, tentang motivasi sampai semangat hidup.

Cara Menulis Cerita Pendek Fiksi untuk Penulis Pemula

Ilustrasi Cara Menulis Cerita Pendek. Sumber: Unsplash/Nick.

Berikut adalah cara menulis cerita pendek fiksi dan aturan yang perlu diperhatikan penulis pemula.

1. Memilih Genre Cerita

Genre adalah jenis cerita yang akan dibawa oleh penulis. Pemilihan genre pun dapat menentukan siapa target pembaca, yang akan membaca cerita pendek tersebut. Adapun macam-macam genre yang bisa dipilih di antaranya:

  • Romance

  • Fantasi

  • Science Fiction (Sci-Fi)

  • Fan Fiction (Fan-Fic)

  • Horror

  • Misteri

  • Thriller

  • Komedi

2. Menentukan Tema dan Ide Cerita

Cara kedua, penulis memilih topik atau ide cerita yang menarik. Proses memperoleh ide ini dapat diambil dari pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain, yang ingin dibagikan kepada pembaca.

Penulis juga perlu memikirkan pesan dan moral, atau nilai-nilai yang ingin disampaikan melalui cerpen. Jika genre cerita adalah fantasi, sci-fiction, thriller dan sebagainya. Penulis bisa membaca cerita dan menonton film dengan genre sama, sebagai referensi mendapat ide.

3. Menentukan Tokoh Cerita

Tokoh menjadi pemeran utama yang menjalankan suatu cerita. Penulis dapat membuat 2 tokoh utama serta 2-3 tokoh pembantu untuk membuat cerita pendek fiksi menjadi lebih hidup.

Tentukan juga nama, sifat dan karakter setiap tokoh, sampai hal-hal mendetail seperti makanan kesukaan atau lagu favorit yang menjadi kesan tidak terlupakan bagi setiap tokoh cerita.

Penulis juga memilih jenis sudut pandang yang akan digunakan dalam cerpen, apakah sudut pandang orang pertama, kedua atau ketiga.

Baca Juga: Cara Mengenali Gagasan Utama dalam Suatu Paragraf

4. Membuat Kerangka dan Plot Cerita

Kerangka dan plot cerita berisi jenis alur dengan gambaran-gambaran kejadian, suasana cerita, konflik-konflik yang akan muncul, cara tokoh utama menyelesaikan masalah. Sampai gambaran latar tempat dan suasana dalam cerita.

5. Menulis Cerpen Sesuai Aturan

Setelah kerangka selesai disusun, langkah terakhir yang dilakukan penulis tentunya menulis cerita. Berbeda dengan novel, cerpen atau cerita pendek memiliki aturan tersendiri, berikut aturannya:

  1. Genre fiksi, jika non-fiksi berupa story telling, autobiografi atau biografi.

  2. Alur cerita singkat, dan pemilihan kata sederhana yang mudah dipahami pembaca.

  3. Jumlah tulisan 1000-10.000 kata, karena cerpen hanya selesai dibaca dalam satu kali.

  4. Tokoh dalam cerita mengalami konflik, serta penyelesaian masalahnya.

  5. Hanya menggambarkan inti kisah dari tokoh utama.

Demikian rangkuman lima cara menulis cerita pendek fiksi bagi penulis pemula. Jika cerita sudah selesai ditulis, pastikan membaca ulang naskah untuk mengoreksi kesalahan penulisan. (Fiqa)