5 Cara Menulis di Amplop Lamaran Pekerjaan yang Dikirimkan dengan Pos

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa perusahaan masih menerima lamaran kerja yang dikirimkan langsung ke kantor. Untuk itu, perlu ketahui cara menulis di amplop lamaran pekerjaan yang dikirimkan dengan pos.
Mengutip roberthalf.jp, amplop lamaran pekerjaan yang dikirimkan secara langsung menggunakan pos akan menjadi kesan pertama pewawancara mengenali pelamar. Maka dari itu, menulis amplop harus dilakukan dengan rapi dan jelas.
Cara Menulis di Amplop Lamaran Pekerjaan yang Dikirimkan dengan Pos
Cara menulis di amplop lamaran pekerjaan tidak boleh asal. Tulisan yang rapi dan terbaca akan mudah dikenali dan dapat dibaca oleh pewawancara atau HRD.
Inilah cara menulis amplop lamaran pekerjaan yang dikirimkan dengan pos.
1. Tuliskan Posisi yang Dilamar sesuai Lamaran Pekerjaan
Pelamar harus menuliskan informasi posisi yang dilamar sesuai dengan lamaran pekerjaan yang dibuka. Hal ini agar perusahaan tahu posisi apa yang lamar. Posisi yang dilamar biasanya dituliskan pada pojok kanan atas amplop lamaran pekerjaan.
2. Tulis Data Diri dengan Benar dan Jujur
Bagian informasi diri juga merupakan hal penting dalam amplop lamaran. Tuliskan data diri dengan benar dan akurat. Beberapa data yang harus dimasukkan adalah nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan alamat email.
Jangan lupa tulis juga nomor telepon dan alamat email karena dua hal ini akan membantu pewawancara atau HRD menghubungi jika lolos di tahap pertama.
3. Tulis Alamat Perusahaan secara Detail
Pelamar juga perlu menuliskan alamat perusahaan secara detail. Alamat perusahaan dapat ditulis di pojok kiri bawah. Tulis persis seperti berikut.
Yth. Bapak/Ibu HRD
PT. Jakarta Elevasi
Jalan Raya Bogor No. 10, Pasar Rebo
Kota Jakarta Timur 13770
Baca juga: Cara Membuat Surat Lamaran Pekerjaan agar Segera Dilirik HRD
4. Tulis Tangan atau Diketik
Ketika menuliskan alamat dan hal lainnya pada amplop lamaran pekerjaan, tidak ada ketentuan khusus tentang cara menulis surat lamaran kerja. Pelamar dapat menulis dengan tangan atau mengetik.
Namun, jika memang ada, pelamar bisa dan harus memperhatikan syarat dan ketentuan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Bila pelamar diminta untuk menulis tangan alamat dan lain sebagainya, maka pelamar dapat menuliskannya dengan tangan. Pastikan tulisan terlihat rapi. Jika tidak ada persyaratan khusus, pelamar dapat mengetik lalu mencetak dan menempelkannya di amplop.
5. Meminimalkan Typo
Setelah menuliskan posisi yang dilamar, detail pribadi dan nomor telepon hingga alamat email, pelamar perlu meneliti ulang dengan hati-hati. Jangan sampai ada kesalahan ketik (typo) atau tulis informasi dalam amplop lamaran kerja yang akan dikirimkan.
Perhatikan juga bila semua informasi dalam amplop lamaran kerja itu penting untuk memudahkan jasa pengiriman kurir atau pos mengirimkan dokumen lamaran pekerjaan dan juga memudahkan perusahaan ketika memproses lamaran pekerjaan.
Itulah informasi mengenai cara menulis di amplop lamaran pekerjaan yang dikirimkan dengan pos ke perusahaan. (Fitri A)
