Konten dari Pengguna

5 Cara Pasang Keramik Dinding dengan Mudah dan Rapi

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Cara Pasang Keramik Dinding, Unsplash/Kenny Eliason
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Pasang Keramik Dinding, Unsplash/Kenny Eliason

Cara pasang keramik dinding ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Bahkan, terbilang cukup mudah dan dapat dilakukan sendiri. Umumnya, keramik dinding sering kali dipasang pada kamar mandi untuk mencegah dinding rusak karena kelembaban.

Selain kamar mandi, biasanya keramik dinding juga dipasang di depan rumah. Penggunaan keramik dinding akan menambah tampilan dinding menjadi lebih menarik. Selain itu, juga berfungsi sebagai pelindung dinding dari suhu panas maupun lembab.

Memasang keramik di dinding memerlukan teknik khusus dibanding memasang keramik di lantai karena bidangnya yang vertikal. Bagaimana cara pasang keramik dinding agar rapi?

Cara Pasang Keramik Dinding

Ilustrasi Cara Pasang Keramik Dinding, Unsplash/Naomi Hébert

Berdasarkan buku Panduan Lengkap Membangun Rumah oleh Gatut S., pemasangan keramik perlu direncanakan dengan matang agar pemasangan dapat berjalan dengan benar dan tepat. Berikut adalah cara pasang keramik dinding yang mudah dan rapi:

1. Ketahui Perbandingan Perekat Keramik

Pertama, yang perlu dilakukan adalah mengetahui perbandingan perekat keramik atau campuran semen yang akan digunakan untuk menempelkan keramik pada dinding.

Campuran yang ideal untuk perekat keramik menggunakan pasir, beton, dan semen adalah dengan perbandingan 1:1:5. Gunakan air untuk mengaduk sampai memiliki tekstur seperti pasta.

2. Rendam Keramik

Sebelum memasangkan keramik ke dinding rumah, rendam keramik terlebih dahulu. Hal ini bertujuan supaya bagian bawah keramik yang berpori bisa menyerap air dan menyatu baik dengan semen nantinya. Sebaiknya direndam sekitar 15 sampai 30 menit.

3. Persiapkan Alat dan Ukur Dinding

Cara pasang keramik dinding yang harus diperhatikan adalah mempersiapkan alat dan mengukur luas dinding. Alat yang diperlukan meliputi benang, meteran, paku, dan beton. Setelah mempersiapkan alat, kemudian ukur dinding yang akan dipasang keramik.

Mulailah dari titik simetris dinding setelah dibagi dua, atas bawah dan kanan kiri. Tandai titik dengan paku lalu pasang benang sebagai jalur pemasangan keramik. Kemudian beri jarak 1 sampai 1,5 cm dari dinding untuk tebal pelapisan semen perekat keramik dinding.

4. Menempel Keramik

Tiriskan keramik yang sebelumnya direndam. Oleskan perekat pada dinding, usahakan samakan tebalnya dengan jarak benang yang sudah dipasang sebelumnya.

Supaya pemasangan lebih mudah, mulailah dari bagian bawah. Keramik yang telah dilapisi dengan perekat lalu tempelkan pada permukaan dinding dan ratakan dengan menggunakan benang.

5. Finishing

Apabila keramik telah terpasang semua, bersihkan permukaan keramik dengan menggunakan spons atau kain katun. Kemudian berilah nat dengan grout di keramik 2 sampai 3 hari setelah pemasangan keramik.

Itulah tutorial cara pasang keramik dinding. Lakukan prosesnya dengan teliti untuk mendapatkan hasil yang maksimal. (Adm)

Baca juga: Cara menata Bunga di teras Rumah Sederhana agar Rapi dan Menarik

Frequently Asked Question Section

Berapa perbandingan perekat keramik?
chevron-down

Campuran yang ideal untuk perekat keramik menggunakan pasir, beton, dan semen adalah dengan perbandingan 1:1:5.

Berapa lama keramik harus direndam?
chevron-down

Sebaiknya keramik direndam sekitar 15 sampai 30 menit.