Konten dari Pengguna

6 Cara Menangkap Ikan di Sungai yang Aman bagi Lingkungan

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menangkap Ikan di Sungai  Sumber Unsplash/Sticker Mule
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menangkap Ikan di Sungai Sumber Unsplash/Sticker Mule

Menangkap ikan di sungai bukanlah perkara mudah bagi sebagian orang. Terlebih bila cara menangkap ikan di sungai dilakukan tanpa merusak lingkungan di sekitarnya.

Diambil dari buku Pengetahuan tentang Sungai, Oktavia Rokhimaturrizi (2022:35), sungai merupakan salah satu ekosistem bagi hewan air, termasuk ikan. Banyak masyarakat yang mengambil ikan di sungai untuk dijadikan lauk atau bahkan dijual.

6 Cara Menangkap Ikan di Sungai Secara Tradisional

Ilustrasi Cara Menangkap Ikan di Sungai Sumber Unsplash/Drew Farwell

Penangkapan ikan perlu dilakukan dengan cara yang mendukung kelestarian alam. Berikut adalah 6 cara menangkap ikan di sungai yang aman bagi lingkungan.

1. Memancing

Memancing adalah cara tradisional untuk menangkap ikan di sungai. Cara ini tidak merusak lingkungan di sekitar sungai.

Gunakan umpan terbaik berupa cacing, ikan kecil, atau udang karang yang masih hidup. Pergerakan umpan dapat menarik perhatian ikan-ikan yang ada di sungai.

2. Tangan

Selain memancing, cara tradisional yang aman untuk menangkap ikan adalah dengan menggunakan kedua tangan. Cara ini dapat dipilih bila arus tidak terlalu besar, dan kedalaman sungai memungkinkan.

Diperlukan sikap waspada dan hati-hati dalam menangkap ikan dengan tangan. Tangkap ikan dari arah belakang dengan gerakan cepat dan gesit.

3. Membendung

Cara mudah dan aman dalam menangkap ikan di sungai adalah dengan membendungnya. Umumnya cara ini dilakukan masyarakat saat menangkap ikan di sungai-sungai kecil.

Alat yang digunakan dapat berupa jala atau jaring yang dibentangkan di dalam sungai. Batu atau tanah lempung juga dapat digunakan sebagai material untuk membendung sungai.

4. Racun Alami

Masyarakat tradisional umumnya menangkap ikan di sungai dengan menggunakan racun dari akar tuba yang mudah didapat di dalam hutan. Racun alami ini hanya membuat ikan pingsan, sehingga dapat dengan mudah ditangkap.

5. Perangkap

Perangkap merupakan alat yang praktis dan ramah lingkungan untuk menangkap ikan di sungai. Perangkap umumnya dipasang di sore hari dan akan dibiarkan semalaman di sungai.

Keesokan harinya barulah perangkap tersebut diangkat dan hasilnya diambil. Masyarakat terlebih dahulu akan memilih ikan yang memenuhi syarat, dan melepas ikan-ikan yang terlalu kecil kembali ke sungai.

6. Tombak

Masyarakat pedalaman mаѕіh menggunakan tombak untuk memburu ikan-ikan dі sungai. Dengan sedikit keterampilan menyelam, menangkap ikan di sungai dapat mudah dilakukan dengan bantuan alat tombak.

Baca juga: 3 Cara Pasang Kail Pancing dan Pemberatnya, Pasti Kuat!

Cara menangkap ikan di sungai dapat dilakukan secara tradisional yang aman bagi lingkungan. Peralatan yang digunakan yaitu alat pancing, jala, perangkap ikan, atau tombak.(DK)